TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28509-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (202kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28509-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (426kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28509-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28509-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (407kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28509-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28509-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (712kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28509-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (127kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28509-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (127kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28509-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (940kB)
Abstract
Jenis pupuk yang digunakan dalam kultur jaringan rumput laut adalah seperti pupuk PES (Provasoli Enrinched Seawater), pupuk Urea, pupuk Cowny, pupuk Hidroponik, dan NPK. Semua jenis pupuk tersebut mengandung nutrisi yang berpengaruh terhadap laju pertumbuhan rumput laut. Untuk itu perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh pemberian jenis pupuk yang berbeda terhadap laju pertumbuhan planlet rumput laut. Tujuan dari penelitian ini adalah agar menjadi data yang dapat digunakan sebagai acuan dalam produksi bibit rumput laut melalui kultur jaringan dalam menghasilkan bibit dengan jumlah yang banyak dan berkualitas. Penelitiaan ini dilakukan selama 60 hari (2 bulan) di Laboratorium Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah planlet hasil regenerasi mikropropagul di Laboratorium. Jenis pupuk yang digunakan adalah PES (Provasoli Enrinched Seawater), Conwy, Hidroponik dan Tetra. Perlakuan 1 (Pupuk PES 10ml) memiliki nilai Laju Pertumbuhan Spesifik Harian paling tinggi diantara perlakuan lainya dengan nilai LPH sebesar 3.42%. Hasil Uji Beda Nyata Terkecil dengan taraf 5%, perlakuan 1 (Pupuk PES 10ml) memiliki perbedaan yang paling signifikan terhadap laju pertumbuhan harian dibandingkan dengan perlakuan lainya. Perlakuan 1 (Pupuk PES) merupakan jenis pupuk yang paling baik digunakan untuk mempercepat laju pertumbuhan planlet Eucheuma cottoni.rnrnrnrnKata Kunci: Kultur Jaringan, Rumput Laut, Pupuk PES, Conwy, Hidroponik, Tetra
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NANDO ADIAKSA PERDATA |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Kultur Jaringan, Rumput Laut, Pupuk PES, Conwy, Hidroponik, Tetra |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 15:27 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21614 |
