TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37753-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (210kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37753-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (776kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37753-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37753-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (273kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37753-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (534kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37753-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (420kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37753-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37753-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37753-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Mikroalga Dunaliella salina memiliki potensi besar dalam bioteknologi karena kandungan klorofil-a yang tinggi serta kemampuannya beradaptasi di lingkungan ekstrim. Kondisi pencahayaan merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi klorofil-a. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cahaya LED berwarna biru, merah, ungu, dan putih terhadap kepadatan sel serta kandungan klorofil-a pada Dunaliella salina. Kultur dilakukan dalam botol berisi 1 liter media air laut steril dengan salinitas 30 ppt, ditambah nutrisi walne, vitamin, dan trace metal. Perlakuan cahaya LED diberikan kontinu selama 24 jam mulai hari ke-1 hingga hari ke-10. Kepadatan sel diukur harian menggunakan hemocytometer, sedangkan pengukuran klorofil-a dilakukan dengan metode spektrofotometri berdasarkan prosedur Lorenzen (1967) sesuai SNI 06-4157-1996. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cahaya LED merah menghasilkan kepadatan sel tertinggi, sedangkan LED ungu menghasilkan kandungan klorofil-a tertinggi, yaitu 23,9 mg/m³ pada hari ke-4. Perlakuan LED merah juga menunjukkan rerata klorofil-a yang tinggi sebesar 19,6 mg/m³. Uji ANOVA mengindikasikan perbedaan signifikan antar perlakuan terhadap kepadatan sel (p 0,000), namun tidak signifikan terhadap kandungan klorofil-a (p 0,587). Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif antara kepadatan sel dan kandungan klorofil-a (r 0,361; p 0,002), dan uji regresi linier mengungkap bahwa 13,1% variasi kandungan klorofil-a dapat dijelaskan oleh perbedaan kepadatan sel (R² 0,131).Diperlukan penelitian lanjutan untuk mengoptimalkan penggunaan spektrum LED, misalnya dengan mengkombinasikan intensitas cahaya LED merah dan ungu pada fase-fase pertumbuhan yang berbeda guna meningkatkan efektivitas produksi. Evaluasi lebih mendalam mengenai penyesuaian parameter pencahayaan juga dapat membantu dalam merancang strategi budidaya yang lebih efisien untuk memaksimalkan pertumbuhan dan produksi klorofil-a pada Dunaliella salina
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DIMAS CHANDRA WINATA |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Dunaliella salina, Fotosintesis mikroalga, LED, Kepadatan sel, Klorofil-a |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 15:25 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21604 |
