TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37720-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37720-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37720-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (260kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37720-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (437kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37720-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37720-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (625kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37720-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (235kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37720-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37720-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (621kB)
Abstract
Praktik potong timbang merupakan kebiasaan yang telah berkembang dalam jual beli hasil bumi di Pasar Pakong Kecamatan Pakong Kabuaten Pamekasan. Pemotongan berat dilakukan oleh tengkulak sebagai bentuk penyesuaian berat berdasarkan kondisi barang, seperti tingkat kebersihan atau kelembapan hasil bumi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan praktik pemotongan berat yang terjadi di Pasar Pakong dan menganalisisnya dengan perspektif ʽurf dan maṣlaḥah menurut hukum Islam.rnPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari berbagai informan, termasuk petani, tengkulak, dan pedagang. Teknik analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk memahami pola kebiasaan masyarakat dan nilai-nilai yang mendasarinya.rnTemuan penelitian menunjukkan bahwa praktik pemotongan berat timbang dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara petani selaku penjual dan tengkulak selaku pembeli serta telah menjadi kebiasaan yang diterima dalam komunitas setempat. Dalam perspektif ʽurf, praktik ini termasuk dalam ʽurf ṣaḥiḥ karena tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum Islam dan dilakukan secara sukarela tanpa paksaan atau penipuan. Dalam perspektif maṣlaḥah, potong timbang termasuk dalam kategori maṣlaḥah mursalah dan berada pada tingkat maṣlaḥah ḥājjiyyah, karena dalam implementasinya tidak diatur dalam dalil nas, akan tetapi dilakukan agar mendatangkan manfaat yakni mengantisipasi besarnya kerugian yang akan didapat oleh petani dan tengkulak. Dengan demikian, praktik ini dapat dikatakan sah menurut hukum Islam selama mematuhi prinsip keadilan dan kesepakatan bersama antara pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RIFQIY ACHMAD |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Pemotongan timbangan;‘Urf;Maṣlaḥah;Hukum Islam |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 15:09 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21520 |
