TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28483-abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (242kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28483-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (638kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28483-chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (132kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28483-chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (303kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28483-chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (386kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28483-chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28483-conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (69kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28483-references.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (186kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28483-appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (721kB)
Abstract
Kitosan merupakan salah satu zat yang terdapat dalam cangkang kerang dan merupakan turunan dari kitin. Kitosan merupakan biopolymer terbanyak setelah selulosa. Standar mutu kitosan menurut SNI kitosan yang baik yaitu bentuk serbuk putih, tidak berbau, larut dalam asam asetat 2%, kadar air ≤ 12%, kadar abu ≤ 5% dan derajat deasetilasi ≤75%. Tahap demineralisasi merupakan salah satu tahap penting untuk mengurangi mineral pada cangkang kerang. Limbah yang dihasikan dari cangkang kerang hijau ini dijadikan sebagai salah satu bahan atau sumber pembuatan kitosan. Penelitian Hossain dan Iqbal (2014) membuat kitosan dari sampel cangkang udang dengan konsentrasi HCl yang berbeda yaitu 4%, 3% dan 2%. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan karakteristik sampel yang berbeda yaitu cangkang kerang hijau (Perna Viridis) untuk mengetahui optimasi hasil kitosan terbaik dengan perbedaan konsentrasi HCl pada proses demineralisasi. Hasil optimasi terbaik pembuatan kitosan pada proses demineralisasi dengan variasi konsentrasi HCl 2%, 3% dan 4% yaitu di hasilkan pada P3 (4%) dengan nilai rata-rata derajat deasetilasi sebesar 76,995%, Hasil derajat deasetilasi pada perlakuan P1 (4%) lebih besar dibandingkan pada perlakuan P1 (2%) dan P2 (3%). Hasil karakterisasi fisiko-kimia terbaik pembuatan kitosan pada tahap demineralisasi dengan variasi konsentrasi HCl 2%, 3% dan 4% yaitu di hasilkan pada P3 (4%) dengan hasil analisis warna putih, kadar air sebesar 2,083, kadar air sebesar 2,07%, viskositas dan berat molekul 1,163 cP dan 24,56 × 10-3 kDa, Water Binding Capacity sebesar 208,33% dan Fat Binding Capacity sebesar 304%.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NAOMI SUSILOWATI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Kitosan, Optimasi Demineralisasi, Kerang Hijau (Perna viridis) |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 15:04 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21500 |
