TRUNOJOYO-KP-37708-220321100011-082-135-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Pertanian adalah sektor krusial yang mengelola sumber daya alam menggunakan teknologi dan tenaga kerja untuk menghasilkan komoditas, termasuk hortikultura. Cabai rawit (Capsicum frutescens) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi dengan permintaan pasar yang stabil. Provinsi Jawa Timur adalah penghasil cabai rawit terbesar di Indonesia, meskipun produksinya sempat menurun pada tahun 2023. Tingginya permintaan dan waktu tanam yang singkat menjadikan budidaya cabai rawit sangat menguntungkan. Namun, fluktuasi harga cabai dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan yang inelastis, membatasi peningkatan pasokan hanya melalui perluasan lahan. Musim hujan di Indonesia, dengan tantangan seperti penyebaran virus, hama, dan genangan air, seringkali menjadi masalah besar bagi petani cabai rawit, yang dapat merusak kualitas dan jumlah hasil panen. Meskipun demikian, budidaya cabai rawit di musim hujan masih berpotensi meningkatkan pendapatan dengan strategi yang tepat.
Praktik Kerja Lapang (PKL) ini bertujuan untuk memenuhi syarat mata kuliah dan memberikan mahasiswa pengalaman praktis dalam budidaya cabai rawit. Secara spesifik, PKL ini dilakukan di Kebun Hortikultura Pak Andre berfokus pada subsistem hulu dan on-farm budidaya cabai rawit serta membandingkan teori perkuliahan dengan implementasi di lapangan. PKL ini bermanfaat bagi mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan langsung tentang budidaya cabai rawit yang baik dan benar. Bagi kebun, PKL ini menyediakan data dan membantu pengelolaan awal lahan serta pengembangan sistem budidaya. Bagi universitas, ini menghasilkan lulusan yang mampu menerapkan ilmu agribisnis di lapangan.
Metode pelaksanaan PKL di Kebun Hortikultura Pak Andre mencakup terjun langsung ke lapangan, mengikuti kegiatan budidaya cabai rawit seperti persiapan media tanam, penyemaian, pemeliharaan (pemupukan dan pemangkasan), hingga panen. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Kegiatan PKL berlangsung dari 14 Januari 2025 hingga 7 Februari 2025. Kebun ini merupakan usaha budidaya hortikultura dan perkebunan yang dipilih karena relevansinya dengan budidaya cabai rawit, dan lokasinya di area pesisir menawarkan tantangan agroklimat yang unik seperti kadar garam tinggi dan tiupan angin laut.
Teknik budidaya cabai rawit di kebun ini melibatkan beberapa tahap: persiapan lahan (pembuatan bedengan, pemasangan mulsa, pelubangan), pembibitan, dan pemeliharaan (pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta panen). Penggunaan dolomit dan pupuk kandang sangat penting untuk menaikkan pH tanah yang rendah, meningkatkan kesuburan, dan memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Dolomit diaplikasikan 4-5 hari sebelum pupuk kandang untuk menghindari kerusakan bakteri. Dalam menghadapi musim hujan, diterapkan strategi inovatif seperti pembuatan lubang dekat mulsa untuk menempatkan pupuk agar tidak tercuci air hujan. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara terintegrasi dengan metode mekanis dan hayati, seperti perangkap feromon dan penyemprotan larutan daun mimba. Panen dilakukan selektif pada buah matang berwarna merah cerah, biasanya setelah 70-75 hari setelah tanam.
Kesimpulan PKL ini adalah bahwa pelaksanaan PKL memberikan pemahaman mendalam tentang teknik penanaman cabai rawit selama musim hujan di Kebun Hortikultura Pak Andre, yang dilakukan secara terencana. Inovasi seperti penempatan pupuk langsung ke lubang tanam terbukti lebih efisien, terutama saat musim hujan. Keputusan untuk menanam cabai rawit di musim hujan adalah langkah berani untuk memanfaatkan harga jual yang tinggi, sekaligus memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam penerapan ilmu agribisnis. Disarankan untuk adanya inovasi berkelanjutan dan evaluasi berkala terhadap strategi pemberian pupuk di lubang tanam, terutama dalam menghadapi tantangan musim hujan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FAQIH MAJID; MUHAMMAD KHOIRUL ZUHDAN; CHOIRUNNAS |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | Cabai Rawit; Budidaya; Hortikultura; Capsicum frutescens; Kebun Hortikultura Pak Andre; Manajemen Tanaman; Penanaman Musim Hujan; Pupuk Organik; Dolomit |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 14:59 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21480 |
