TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28463-Abstact.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (52kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28463-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28463-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (52kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28463-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (59kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28463-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (126kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28463-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28463-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (44kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28463-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (117kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28463-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (960kB)
Abstract
Tanaman cabai merupakan tanaman hortikultura yang dibudidayakan oleh para petani di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi cabai salah satunya adalah dengan menggunakan agen hayati misalnya PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) atau rhizobakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerapatan sel dan Waktu aplikasi suspensi isolat bakteri Pseudomonas sp. terhadap pertumbuhan tanaman Cabai Rawit (Capsicum fruetescens L.). Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari- Maret 2023 di Green House dan Laboratorium Lingkungan dan Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah tingkat kerapatan inokulum Pseudomonas sp. (K) yaitu K1 (107 cfu/ml isolat Pseudomonas sp.), K2 (108 cfu/ml isolat Pseudomonas sp.), dan(109 cfu/ml isolat Pseudomonas sp.) dan faktor kedua yaitu saat inokulasi (P) terdiri dari saat inokulasi P1 (seed treatment), P2 (saat transplanting), dan P3 (saat 2 minggu setelah tanam). Untuk menguji pengaruh dari setiap faktor dan interaksi antar faktor terhadap parameter analisis, dilakukan analisis statistik dengan menggunakan ANOVA (Analysis of varians). Apabila perlakuan yang diberikan menunjukkan pengaruh terhadap parameter yang diuji, maka dilakukan uji lanjut Beda Nyata Jarak Duncan (Duncan Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara perlakuan kerapatan sel dan waktu aplikasi suspensi isolat bateri Pseudomonas sp. terhadap parameter tinggi tanaman pada 5, 6, 7 MST, berat kering tanaman (biomassa), dan berat kering akar. Perlakuan K1P2 yaitu dengan kerapatan sel 107 cfu/ml isolat Pseudomonas sp. pada saat transplanting menunjukkan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman pada umur 5, 6, 7 MST. Pada parameter berat kering akar (biomassa) dan berat kering akar perlakukan K2P1 yaitu dengan kerapatan sel 108 cfu/ml isolat Pseudomonas sp. pada saat seed treatment menunjukkan dapat memberikan hasil terbaik. Tidak adanya pengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun, jumlah akar dan panjang akar diduga disebabkan karena suspensi isolat bakteri Pseudomonas sp. kurang berkembang dengan baik dan ketersediaan unsur hara dan air mencukupi untuk pertumbuhan tanaman.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM VERA ANDREANI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Cabai Rawit; PGPR; Pseudomonas sp.; Rhizobakteri |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 14:47 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21423 |
