TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28462-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (37kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28462-COVER 1_merged_merged.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (806kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28462-BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (277kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28462-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28462-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (351kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28462-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28462-BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (48kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28462-REFERENSI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28462-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
ABSTRAKrnArip Prabowo, Analisis Spasial Sektor Pariwisata di Provinsi Jawa Timur. Dibawah bimbingan Dr. Sutikno, S.E., M.E.rnPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi/keterkaitan spasial sektor pariwisata yang ada di Provinsi Jawa Timur. Penelitian menggunakan data sekunder Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) meliputi PDRB sektorrnperdagangan, transportasi dan pergudangan, penyedia akomodasi dan makan minum, jasa lainnya serta kunjungan wisata di Provinsi Jawa Timur tahun 2019. Model yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dan inferensia dengan menggunakan metode indeks gravitasi, indeks moran dan LISA serta analisis overlay yang diolah menggunakan aplikasi R studio. Hasil penelitian menunjukan bahwa indeks moran PDRB sektor perdagangan, transportasi dan pergudangan, penyedia akomodasi dan makan minum serta kunjungan wisata menunjukan adanya autokorelasi spasial antar kabupaten/kota di Jawa Timur. Hal ini berartirnbahwa nilai-nilai dari PDRB sektor perdagangan, transportasi dan pergudangan, penyedia akomodasi dan makan minum serta kunjungan wisata memiliki keterkaitan dan pola spasial dengan kecenderungan daerah yang memiliki nilai tinggi berdekatan dengan daerah lain yang memiliki nilai tinggi pula hal ini dapat menunjukan adanya pola mengelompok atau clustering. Sementara itu PDRB sektor jasa lainnya menunjukan hasil yang tidak signifikan sehingga dapat di ketahui bahwa tidak terdapat autokorelasi spasial pada PDRB lapangan usaha jasa Lainnya antar kabupaten/kota di Jawa Timur Ini berarti bahwa nilai-nilai PDRB untuk lapangan usaha jasa lainnya di kabupaten/kota Jawa Timur tidak menunjukkan pola spasial yang terkait erat satu sama lain. Kabupaten/kota dengan tingkat PDRB yang tinggi atau rendah pada lapangan usaha jasa lainnya tidak cenderung berdekatan secara spasial dengan kabupaten/kota lain yang memiliki tingkat PDRB serupa. Hasil analisis indeks gravitasi di peroleh hasil perhitungan tertinggi yaitu pada Kota Batu ini dapat diartikan bahwa Kota Batu memiliki daya tarik ekonomi yang tinggi terhadap daerah-daerah lain dan dapat menjadi pusat ekonomi penting untuk daerah sekitarnya. Sementara itu hasilrnindeks gravitsai terendah di peroleh Kabupaten Banyuwangi artinya bahwa Kabupaten Banyuwangi memiliki daya tarik ekonomi yang relatif lemah terhadap daerah-daerah lain dalam hal aktifitas ekonomi. Kata Kunci: Autokorelasi Spasial, Pariwisata, Interaksi, Daerah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ARIP PRABOWO |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | Autokorelasi Spasial; Pariwisata; Interaksi; Daerah. |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 14:46 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21419 |
