TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18665-160111100082_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (834kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18665-160111100082_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (977kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18665-160111100082_CHAPTER_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (835kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18665-160111100082_CHAPTER_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (827kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18665-160111100082_CHAPTER_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (831kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18665-160111100082_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (832kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18665-160111100082_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (252kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18665-160111100082_APPANDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (825kB)
Abstract
ABSTRAK
Bertambahnya jumlah penduduk di bumi membuat manusia membutuhkan banyak kebutuhan juga, salah satunya ialah kebutuhan akan listrik guna menjalankan roda kehidupan. Hal tersebut mendorong manusia berguna untuk menggunakan listrik yang notabennya dari hasil fosil jutaan tahun lalu atau sekarang disebut batubara. Demikian juga dengan batubara yang berasal langsung dari alam diambil dengan cara mengeksploitasi alam secara terus menerus dengan melakukan pertambangan. Industri pertambangan batubara atau disebut industri ekstraktif adalah industri yang bahan bakunya berasal dari alam atau diambil langsung dari alam sekitar. Dari hasil pertambangan tersebut setiap hari maka menimbulkan galian pasca tambang yang sangat luas dan volume yang sangat besar. Hal ini sangat bertolak belakang dengan keuntungan yang diambil dari hasil pertambangan batubara, namun meninggalkan galian bekas tambang yang sangat membahayakan masyarakat sekitar tambang.
Penelitian ini mengkaji salah satu isu hukum yaitu kekosongan hukum. Jenis penelitian ini ialah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan yakni menelaah, mengkaji undang-undang, aturan yang saling berkaitan dengan isu hukum dari pendekatan konseptual yakni pandangan-pandangan dan doktrin yang berkembang dalam ilmu hokum. Kemudian, hasil yang diperoleh dianalisa dan ditarik kesimpulan dari umum ke khusus berdasarkan peraturan yang ada dan rumusan masalah selanjutnya dikorelasikan dengan beberapa teori yang menjadi analisa dalam penelitian ini.
Hasil dari penelitian yang sudah dilakukan, ditemukan bahwa belum adanya pengaturan mengenai sanksi pidana bagi korporasi yang meninggalkan galian pasca tambang batubara. Yang ada ialah himbauan untuk melakukan reklamasi dan uang jaminan utuk melakukan reklamasi namun banyak perusahaan tambang yang mengabaikan reklamasi galian pasca tambang yang banyak menyebabkan korban dan rusaknya lingkungan.
Kata Kunci : Industri – Batubara - Lubang
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOHAMMAD FIRDAUS WAHYU WIDIANTO |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Industry – Coal - Hole |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 14:28 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21340 |
