TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37641-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37641-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37641-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37641-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (335kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37641-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (312kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37641-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (287kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37641-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37641-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (210kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37641-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kenikir merupakan tanaman indegenous yang dapat digunakan sebagai sayuran dan obat herbal untuk kesehatan. Bagian tanaman kenikir yang dimanfaatkan adalah bagian pucuk atau daun mudanya. Namun, produksinya masih terbatas karena pertumbuhan pucuk yang kurang optimal. Salah satu upaya peningkatan produksi pucuk dapat dilakukan melalui pemberian zat pengatur tumbuh yaitu auksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi auksin terhadap pertumbuhan dan hasil kenikir serta untuk mengetahui konsentrasi yang optimal untuk pertumbuhan dan hasil kenikir. Penelitian ini dilakukan di Greenhouse Agroekoteknologi Universitas Trunojoyo Madura pada bulan Desember 2024 sampai Maret 2025. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan tujuh taraf konsentrasi auksin (0, 50, 100, 150, 200, 250, dan 300 ppm) dan terdapat empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian konsentrasi auksin memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil kenikir. Pemberian konsentrasi auksin berpengaruh terhadap pertumbuhan jumlah cabang umur 35 HST dan total bobot kering tanaman. Pada jumlah cabang perlakuan tertinggi di umur 35 HST yaitu A1 (50 ppm) dan terendah yaitu A2 (100 ppm). Pada total bobot kering tanaman perlakuan tertinggi yaitu A1 (50 ppm) dan terendah yaitu A6 (300 ppm). Konsentrasi yang optimal untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kenikir yaitu pada perlakuan A1 dengan konsentrasi 50 ppm.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NOVIYATUL LAILI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Auksin; Kenikir; Konsentrasi |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 14:09 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21256 |
