POLA PERTUMBUHAN PADA BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI INSTALASI BUDIBAYA LAUT (IBL) BONCONG KABUPATEN TUBAN

MUHAMMAD AMRULLAH (2023) POLA PERTUMBUHAN PADA BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI INSTALASI BUDIBAYA LAUT (IBL) BONCONG KABUPATEN TUBAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-28415-200351100033-Muhammad Amrullah_200351100033_Laporan PKL (1).pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-28415-200351100033-Muhammad Amrullah_200351100033_Laporan PKL (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) sebenarnya bukan lokal atau asli
Indonesia Udang ini berasal dari Meksiko yang budidayanya berkembang pesat dan
mencapai Hawaii di Asia. Pembudidayaan merupakan salah satu cara untuk
meningkatkan produksi udang. Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan
salah satu komoditas unggulan perikanan budidaya. Hal ini dikarenakan sistem
produksi yang dapat dilaksanakan secara massal dengan kepadatan hewan yang
tinggi selain harga yang kompetitif (Lestari et al., 2018).
Udang merupakan salah satu komoditas ekspor yang memiliki nilai ekonomi
tinggi dan salah satu jenis udang yang permintaannya cukup tinggi baik di dalam
maupun luar negeri, yaitu udang vaname (Litopenaeus vannamei). Permintaan yang
besar pada udang vaname dikarenakan udang vaname memiliki beberapa keungulan
seperti tahan terhadap penyakit, mudah dibudidayakan, dan tingkat produktivitas yang
tinggi. Selainitu, udang vaname memberikan kandungan protein pakan yang relatif
rendah, dapat tumbuh cepat, toleran terhadap suhu air, oksigen terlarut dan salinitas
yang relatif rendah,Udang vaname juga dapat dibudidayakan dengan padat tebar
yang tinggi, karena vaname dapat memanfaatkan ruang dan pakan secara efisien
(Oktaviana Febriani, 2020).
Udang vaname (Litopenaeus vannamei) saat ini merupakan produk perikanan
yang penting. Seiring dengan menurunnya industri budidaya udang windu di
Indonesia, pengembangan udang vaname memiliki keunggulan antara lain lebih tahan
terhadap penyakit, pertumbuhan lebih cepat, lebih tahan terhadap gangguan
lingkungan, dan masa hidup 90-100 hari. Udang vaname memiliki tingkat
kelangsungan hidup yang tinggi dan penghematan makanan. Keberhasilan
pembenihan rajungan vaname merupakan langkah awal dalam sistem rantai
budidaya. Keberhasilan pembenihan ini mendukung upaya untuk menghasilkan benih
willow yang berkualitas. Dalam pembenihan udang vannamei, parameter kualitas air
tidak dapat dipisahkan. Faktor parameter kualitas air berperan penting dalam
pertumbuhan udang vaname. Parameter kualitas air yang sangat penting bagi
pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang vaname adalah salinitas. Salinitas merupakan aspek kualitas air yang memegang peranan penting karena
mempengaruhi pertumbuhan udang vaname. Udang vaname bersifat euryhaline,
artinya dapat bertahan hidup pada kisaran salinitas yang luas sehingga
memungkinkan untuk dibudidayakan di daerah pesisir dengan salinitas 15-40 ppt
(Febriani et al., 2018).
Instalasi Budidaya Laut Boncong didirikan pada tahun 1981. Instalasi ini
sempat mengalami beberapa perubahan nama di antaranya pada tahun pertama
dengan nama PRUG (Pembenihan Rakyat Udang Galah), kemudian pada tahun 2007
diubah menjadi UPPB (Unit Pengelolaan Perikanan Budidaya) dan baru resmi dengan
nama IBL (Instalasi Budidaya Laut) pada tahun 2015. Komoditas budidaya yang
dikelolapun tidak selalu sama karena menyesuaikan dengan permintaan masyarakat
sekitar dan kebutuhan komoditas budidaya pada umumnya. Komoditas yang
dibudidaya antara lain kerapu macan (Ephinephelus fuscoguttatus), kerapu cantang
(Ephinephelus fusconguttatus-lanceolatus), kuda laut (Hippocampus sp), udang
vanamei (Litopenaeus vannamei) dan kepitng bakau (Scylla seratta), rajungan
(Portunus pelagicus) dan lobster (Panulirus sp).
Beberapa kegiatan yang dikerjakan di instalasi budidaya laut boncong tuban
antara lain seperti pemberian pakan udang, memonitoring kualiatas air, memanen
udang vaname, menyiapkan tambak untuk budidaya berikutnya, dan membersihkan
tandon. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan PKL untuk mengetahui cara budidaya
udang vaname (Litopenaeus vannamei) di instalasi budidaya laut boncong kabupaten
tuban.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
MUHAMMAD AMRULLAH
Department Manajemen Sumberdaya Perairan
Uncontrolled Keywords UDANG VANAME
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 14:06
Last Modified 24 Oct 2026 17:09
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21247

Actions (login required)

View Item
View Item