TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18640-160521100040_ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18640-160521100040_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18640-160521100040_CHAPTER1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (134kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18640-160521100040_CHAPTER2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18640-160521100040_CHAPTER3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (396kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18640-160521100040_CHAPTER4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (463kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18640-160521100040_CHAPTER5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18640-160521100040_CHAPTER6 CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18640-160521100040_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (126kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18640-160521100040_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Siti Nur Hana. 16.05.211.00.040. Program Studi Sosiologi. Konstruksi Sosial Tradisi Uter pada Perkawinan Adat Jawa (Studi Kasus di Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban).
Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui konstruksi sosial pada tradisi Uter yang terjadi di masyarakat Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan ada tiga macam, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Adapun teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger dan Thomas Luckman yang menyatakan bahwa konstruksi sosial terhadap sebuah produk sosial dalam suatu masyarakat terjadi melalui tiga tahap, yaitu eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi.
Hasil penelitian tentang konstruksi sosial tradisi Uter pada masyarakat Bangilan terjadi melalui tiga tahap, yaitu eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi. Pertama, eksternalisasi dapat dilihat dari penerimaan dan penolakan masyarakat Bangilan terhadap pelaksanaan tradisi Uter. Kedua, objektivasi yang merupakan akibat dari proses eksternalisasi berupa aturan yang melembaga dengan adanya kepercayaan yang kuat, maka pelaksanaan tradisi Uter tetap dilakukan sampai sekarang dengan tata cara yang sama dengan yang diajarkan oleh orang-orang terdahulu, baik dari segi alat, bahan, cara melakukan maupun bahasa (doa) yang dibaca ketika melaksanakan tradisi Uter. Ketiga, internalisasi dapat dilihat dari kekhawatiran secara pribadi pada masyarakat Bangilan jika tidak melakukan tradisi Uter, pemaknaan pada diri masing-masing individu tentang tradisi Uter sehingga menjadi sebuah kebiasaan melaksanakan tradisi ini setiap ada upacara perkawinan adat Jawa dimanapun berada. Tradisi Uter kemudian diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya sehingga tradisi ini tetap dilaksanakan dan terjaga keberadaannya.
Kata kunci: Konstruksi sosial, Perkawinan adat Jawa, Tradisi Uter.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SITI NUR HANA |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Kata kunci: Konstruksi sosial; Perkawinan adat Jawa; Tradisi Uter. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 14:03 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21225 |
