TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37629-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37629-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37629-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (111kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37629-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (682kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37629-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (702kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37629-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (541kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37629-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (158kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37629-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (909kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37629-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
Abstract
Ekosistem mangrove merupakan kawasan pesisir yang memiliki fungsi ekologis penting dalam menjaga kestabilan lingkungan dan keanekaragaman hayati. Namun, aktivitas antropogenik seperti budidaya perikanan intensif berpotensi menghasilkan limbah cair yang mengandung amonia, yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh limbah cair amonia terhadap indeks kesehatan mangrove di Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei lapangan, pengambilan sampel air laut, dan pengukuran parameter vegetasi mangrove yang meliputi diameter batang, tutupan kanopi, dan jumlah pancang. Konsentrasi amonia diuji menggunakan metode spektrofotometri berdasarkan SNI 06-6989.30-2005, sedangkan indeks kesehatan mangrove dihitung menggunakan rumus Mangrove Health Index (MHI). Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi amonia tertinggi sebesar 0,254 mg/L dan terendah sebesar 0,0348 mg/L, yang masih berada di bawah batas baku mutu yang ditetapkan (0,3 mg/L). Nilai rata-rata indeks kesehatan mangrove di ketiga stasiun berada pada kategori sedang, yaitu berkisar antara 49,57% hingga 61,25%. Uji regresi linier sederhana menunjukkan adanya hubungan negatif antara konsentrasi amonia dan indeks kesehatan mangrove dengan nilai signifikansi <0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan konsentrasi amonia, meskipun belum melampaui ambang baku mutu, tetap berpotensi menurunkan kesehatan ekosistem mangrove. Dengan demikian, pengelolaan limbah cair dari aktivitas tambak secara berkelanjutan perlu diperhatikan untuk menjaga kualitas lingkungan dan mempertahankan fungsi ekologis mangrove.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD ROYHAN MUALLIF |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Limbah Cair Amonia; Indeks Kesehatan Mangrove; Desa Tengket |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 13:59 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21201 |
