TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37621-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (240kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37621-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (684kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37621-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (185kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37621-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (357kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37621-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (241kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37621-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (252kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37621-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (393kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37621-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37621-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37621-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana mekanisme distribusi pupuk bersubsidi diterapkan di Desa Tunggunjagir, serta menelaah peran kelembagaan lokal dan pengaruh asimetri informasi terhadap efektivitas distribusi subsidi tersebut. Penelitian ini penting dilakukan mengingat pupuk merupakan input vital dalam sektor pertanian, dan distribusinya harus memenuhi prinsip tepat sasaran, tepat jumlah, serta tepat waktu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan dipilih secara purposive yang terdiri dari distributor resmi, ketua kelompok tani, penyuluh pertanian, perangkat desa, dan petani penerima subsidi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, kategorisasi tematik, dan interpretasi berdasarkan teori kelembagaan, teori distribusi, serta teori asimetri informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi pupuk bersubsidi di Desa Tunggunjagir dijalankan melalui sistem e-RDKK yang menyalurkan pupuk dari distributor ke pengecer, lalu ke petani melalui kelompok tani. Peran kelembagaan lokal seperti penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan pengurus kelompok tani sangat berpengaruh terhadap kelancaran distribusi, baik dari sisi administratif maupun sosial. Namun, distribusi masih menghadapi sejumlah kendala seperti keterlambatan penyaluran, ketidaksesuaian kuota dengan RDKK, lemahnya pengawasan dan evaluasi, serta terbatasnya pemahaman petani terhadap sistem distribusi. Kondisi ini menunjukkan adanya asimetri informasi yang berdampak pada ketidaktepatan sasaran, peningkatan biaya transaksi, serta munculnya risiko adverse selection dan moral hazard. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi kelembagaan antaraktor distribusi, peningkatan literasi digital petani terhadap sistem e-RDKK, serta pembentukan mekanisme evaluasi dan pengawasan berbasis komunitas guna meningkatkan akuntabilitas dan transparansi distribusi pupuk bersubsidi di tingkat desa.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANDILALA PRATAMA |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | Distribusi Pupuk Subsidi, Kelembagaan, Asimetri Informasi |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 13:52 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:09 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21172 |
