TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5776-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (130kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5776-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5776-chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (221kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5776-chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (280kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5776-chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (363kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5776-chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (411kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5776-chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (530kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5776-references.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (151kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5776-appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (911kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisis semiotika transgender yang diperankan oleh tokoh Syaiful dalam film tersebut. Penelitian ini dianalisa dengan menggunakan metode semiotika Roland Barthes dengan penandanya yaitu : denotasi, konotasi dan mitos. Objek penelitiannya adalah scene-scene dan dialog tokoh Syaiful dalam film Lovely Man yang dipilih sesuai tujuan penelitian. Sumber data yang digunakan meliputi film Lovely Man, buku-buku, jurnal ilmiah, internet, dan literatur lainnya. Sedangkan untuk keabsahan data, penelitian ini menggunakan triangulasi data untuk menguji validitas dan reliabilitas penelitian.
Hasil dari penelitian ini adalah analisis semiotika transgender dalam film dimaknai secara denotasi, konotasi dan mitos. Secara denotasi transgender digambarkan dengan karakteristik penampilan tokoh Syaiful yang menggunakan barang-barang milik perempuan, seperti : bra, gaun seksi, sepatu hak tinggi, tas hitam, gelang dan lipstick yang dia gunakan untuk merias diri. Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi fisik dirinya sebagai laki-laki yang memiliki tubuh yang kekar, lengan yang berotot dan juga rahang yang kuat. Secara konotasi transgender dimaknai sebagai individu yang sangat kuat dengan sifat feminism. Ketidaknormalan Syaiful sebagai individu feminism itulah yang menjadi bentuk penyimpangan sosial yang dia lakukan di dalam kehidupan masyarakat sosial. Sedangkan, tanda mitos dari hasil penelitian ini adalah ketidaknormalan seorang transgender adalah aib atau dosa yang harus dihindari. Dosa yang dimaksud adalah mengubah kodrat yang diberikan Tuhan. Sedangkan dalam agama tidak ada kelamin ketiga selain laki-laki dan perempuan dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, sering terjadi penolakan ,pengucilan bahkan kekerasan baik secara fisik ataupun seksual yang diberikan oleh masyarakat terhadap transgender.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DESI ANNA WATI |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Transgender, Film Lovely Man, Semiotika Roland Barthes ; Transgender, Lovely Man Movie, Semiotics ‘Roland Barthes |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:45 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/2110 |
