LAJU PERTUMBUHAN UDANG VANNAME (Littopenaeus Vannamei) PADA KOLAM BETON DI BPBAP SITUBONDO

EQUITA FILA FIRLANDA (2023) LAJU PERTUMBUHAN UDANG VANNAME (Littopenaeus Vannamei) PADA KOLAM BETON DI BPBAP SITUBONDO. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-28367-200341100083-LAPORAN PKL_EQUITA FILA FIRLANDA_200341100083.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-28367-200341100083-LAPORAN PKL_EQUITA FILA FIRLANDA_200341100083.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Udang vanname (Litopenaeus vannamei) merupakan potensi perikanan
yang berasal dari perairan Amerika Latin. Udang vaname di perkenalkan secara
luas ke masyarakat pada tahun 2001 setelah menurunnya produksi udang windu
yang di karenakan terdapatnya masalah pada proses produksi (Subyakto, 2009).
Udang vaname memiliki sifat diantara lain yaitu aktif pada kondisi gelap, dapat
hidup pada salinitas tinggi (euryhaline), kanibal, dan tipe hewan pemakan lambat
dan terus menurus (Lama et al., 2020).
Udang vannamei adalah salah satu jenis udang yang memiliki
potensi tinggi untuk di lakukannya budidaya. Karena udang vaname memiliki
tingkat laju pertumbuhan yang relatif cepat, kemampuan beradaptasi terhadap
perubahan lingkungan seperti perubahan suhu dan salinitas yang cepat
(Gunawan et al., 2021). Peningkatan produksi budidaya udang vannamei
dilakukan dengan cara menambah jumlah padat tebar dengan lahan dan
sumber air yang terbatas sehingga mengakibatkan penurunan kualitas air
budidaya (Suriawan et al., 2019).
Tolak ukur keberhasilan budidaya merupakan presentase kelangsungan
hidup atau kelulusan hidup yang tinggi. Faktor yang mempenagruhi
kelangsungan hidup tinggi dan rendahnya dipengaruhi oleh faktor biotik dan
abiotik yang berupa faktor fisika, kimia air atau kualitas air yang akan
berdamapak pada proses pertumbuhan udang vaname Fuady et al., 2013).
Pertumbuhan udang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor keturunan, faktor
jenis kelamin, faktor umur, padat tebar benih udang vaname, parasit dan
penyakit yang terjangkit. Laju pertumbuhan udang dapat diukur dengan menggunakan timbangan digital dengan ketelitian 0,01 gram. Pengukuran
pertumbuhan dapat dilakukan 10 hari sekali (Suwoyo dan Mangampa., 2010)
Pertumbuhan merupakan bertambahnya ukuran panjang atau berat
udang pada kurun waktu tertentu. Sedangkan, laju pertumbuhan adalah
bertambahnya berat tubuh yang dihasilkan dalam kurun waktu tertentu yang dpat
diukur dalam persen (Darwanti et al., 2016). Faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan udang vaname yaitu pakan dan kualitas air. Faktor pakan yang
diberikan sesuai dan dapat mencukupi nutrisi dapat meningkatkan hasil produksi
(Tahe dan Suwoyo, 2011). Faktor kualitas air yang stabil akan mendukung laju
pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya (Fuady dan Nitisupardjo, 2013).
Praktik kerja lapang (PKL) merupakan kegiatan yang beurpa
pengimplementasian hasil dari kegiatan pembelajaran selmaa diperkuliahan
yang akan diterapkan dalam dunia kerja. Praktik kejra lapang dilakukan untuk
mengetahui keahlian atau kemampuan mahasiswa dalam penguasaan judul
yang diambil. Prkatik kerja lapang yang akan dilaksanakan dengan judul Analisa
Idnetifikasi Laju Pertumbuhan Udang Vaname (Littopenaeus vannamei) Di Balai
Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo memiliki tujuan agar
mahasiswa mmapu mengetahui laju pertumbuhan udang vaname yang berada
pada Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
EQUITA FILA FIRLANDA
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords UDANG VANNAME
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 13:26
Last Modified 24 Oct 2026 17:08
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/21058

Actions (login required)

View Item
View Item