TEKNIK PERBANYAKAN TANAMAN ANGGUR (Vitis Vinivera) SECARA GENERATIF DAN VEGETATIF DI IP2TP CUKURGONDANG PASURUAN

MUHAMMAD ZAINUL ARIFIN (2020) TEKNIK PERBANYAKAN TANAMAN ANGGUR (Vitis Vinivera) SECARA GENERATIF DAN VEGETATIF DI IP2TP CUKURGONDANG PASURUAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (729kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Bab 1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (104kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Bab 2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (113kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Bab 3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (79kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Bab 4.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (408kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Bab 5.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (65kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Daftar Pustaka.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (78kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Lampiran.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18571-170311100047-Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (742kB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil buah tropis yang memiliki keanekaragaman dan keunggulan cita rasa yang cukup baik bila dibandingkan dengan buah-buahan dari negara-negara penghasil buah tropis lainnya. Produksi buah Anggur 5 tahun terakhir, pada tahun 2010 adalah 11,700 ton kemudian tahun 2011adalah 11,938 ton, 2012 adalah 10,161 ton, tahun 2013 adalah 9,473 ton dan tahun 2014 produksi anggur adalah 11,143 ton (BPS 2015). Permintaan pasar baik di dalam maupun di luar negeri masih besar. Disamping itu, produk ini juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Kemajuan perekonomian menyebabkan permintaan produk hortikultura semakin meningkat. Disisi lain, keragaman karakteristik lahan, agroklimat serta sebaran wilayah yang luas memungkinkan wilayah Indonesia digunakan untuk hortikultura pengembangan khususnya tanaman anggur (Prihatman 2012).
Anggur (Vitis vinivera) merupakan salah satu tanaman buah-buahan yang banyak digemari oleh masyarakat, karena rasanya yang enak, segar, manis, atau masam manis. Disamping itu buah anggur banyak mengandung vitamin C, A, B6, K, dan B1 (Sunaryono 1981). Tanaman anggur merupakan produk yang prospektif, baik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional. Saat ini konsumsi anggur dalam negeri lebih besar dari produksi, sehingga Indonesia masih mengimpor yang dari sisi volume menduduki ranking kelima terbesar sesudah apel, jeruk, pear dan kurma. Tetapi dari sisi nilai, menduduki tempat keempat. Padahal tanaman anggur ini sudah beradaptasi baik dilingkungan tropika Indonesia, yang berpotensi untuk pengembangan tanaman anggur di Indonesia baru terkelola sekitar 50%. Saat ini sentra pengembangan anggur di Indonesia berada di daerah kota Probolinggo, kabupaten Probolinggo, Singaraja (Bali), kab. Situbondo, kota Kediri, kota Pare-Pare, kab. Majene, kab. Jeneponto dan kota Palu. Pusat koleksi Plasmanutfah anggur di Indonesia berada di Kebun Percobaan Banjarsari (kabupaten Probolinggo, Jawa Timur) merupakan salah satu kebun percobaan milik Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Penelitian dan Pengem bangan Pertanian, Kementerian Pertanian (Rebin 2011).
Meningkatnya minat masyarakat untuk bertanam anggur menyebabkan kebutuhan akan bibit anggur semakin meningkat. Pada saat ini masih sangat sulit untuk mendapatkan bibit anggur yang berkualitas dalam jumlah yang cukup banyak dengan harga yang ekonomis. Industri pembibitan anggur yang menghasilkan bibit unggul bermutu dalam jumlah yang memadai dan terjangkau harganya merupakan langkah awal yang sangat penting dalam upaya pengembangan tanaman anggur (Sauri dan Martulis 1991). Menurut Heddy (2004), dalam upaya pembibitan tanaman anggur memerlukan bahan tanam yang cukup banyak dan teknologi perbanyakan tanaman yang efisien, sehingga dalam waktu yang cukup singkat mampu menghasilkan bibit dalam jumlah yang besar, ekonomis, efisien dan praktis dalam pendistribusian bibit tanaman anggur.
Anggur dapat diperbanyak baik secara generatif maupun vegetatif. Anggur bisa diperbanyak secara generatif melalui biji yang merupakan organ reproduktif pada tanaman. Apabila menanam anggur dari biji, persentase kecambah yang tumbuh rendah karena biji anggur termasuk benih tanaman yang mengalami dormansi. Anggur yang diperbanyak dengan biji memiliki perakaran yang lebih kuat sehingga saat kondisi cuaca buruk keseimbangan tanaman tetap terjaga. Sedangkan perbanyakan tanaman anggur secara vegetatif banyak dipilih karena buah yang dihasilkan pasti akan sama dengan induknya dan tanaman anggur dapat berbuah lebih cepat. Tanaman anggur yang diperbanyak secara vegetatif memiliki umur yang lebih pendek dan perakaran dangkal (Budiyati et al. 2015).
Pengadaan bibit tanaman anggur dengan cara vegetatif dapat dilakukan dengan cara stek, sambungan, okulasi, dan cangkokan. Masing-masing cara perbanyakan mempunyai kelebihan dan kekurangannya sehingga cara perbanyakan mana yang dipilih sangat tergantung dengan tujuan penanaman di lapangan, apakah untuk penanaman massal, untuk penanaman dalam pot, untuk pekarangan dan seterusnya (Rebin 2011). Tujuan dilakukan perbanyakan pada tanaman anggur secara generatif maupun vegetatif yaitu untuk mencapai pertambahan jumlah, memelihara sifat-sifat penting dari tanaman dan juga untuk mempertahankan eksistensinya, sehingga perbanyakan pada tanaman anggur perlu dikembangkan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi anggur.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
MUHAMMAD ZAINUL ARIFIN
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords PERBANYAKAN TANAMAN;ANGGUR
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 13:06
Last Modified 24 Oct 2026 17:08
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20960

Actions (login required)

View Item
View Item