TRUNOJOYO-KP-18570-170311100038-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (279kB)
TRUNOJOYO-KP-18570-170311100038-Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (102kB)
TRUNOJOYO-KP-18570-170311100038-Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (128kB)
TRUNOJOYO-KP-18570-170311100038-Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (81kB)
TRUNOJOYO-KP-18570-170311100038-Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (458kB)
TRUNOJOYO-KP-18570-170311100038-Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (76kB)
TRUNOJOYO-KP-18570-170311100038-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-KP-18570-170311100038-Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Okra merupakan tanaman introduksi di Indonesia. Masyarakat Indonesia khususnya di Sumatera Barat belum mengenal okra dengan baik. Tanaman ini belum dibudidayakan secara luas, sedangkan tanaman ini memiliki manfaat yang banyak bagi kesehatan sehingga berpotensi untuk dikembangkan di Sumatera Barat. Hingga saat ini sangat sedikit informasi mengenai budidaya dan program pemuliaan mengenai tanaman okra di Indonesia seperti bagaimana pertumbuhannya pada kondisi lingkungan tertentu, biologi bunganya, dan tingkat kemasakan benih untuk menghasilkan benih yang bermutu.
Tanaman okra yang masih muda biasa dikonsumsi sebagai sayur. Buah okra juga dapat digoreng atau dikeringkan dan dibuat tepung untuk digunakan sebagai penyedap rasa. Okra juga bisa dihidangkan sebagai sup atau asinan di restoran dan hotel. Di Jepang okra dijadikan makanan pelengkap dengan sebutan okura, sedangkan di India, okra dimasak menjadi makanan kebangsaan yang disebut dengan kari. Menurut Manik et al. (2019) buah okra mengandung protein, karbohidrat dan lemak. Manfaat dari mengkonsumsi buah okra adalah mencegah kanker, menurunkan kolesterol dan menyeimbangkan gula darah. Hasil riset Uraku di Departemen Biokimia, Ebonyi State University, Nigeria menunjukan bahwa ekstrak okra memiliki efek hipoglikemik sehingga dapat digunakan dalam pengobatan diabetes. Manfaat lain mengkonsumsi buah okra adalah dapat menurunkan berat badan, meringankan gejala asma dan berperan dalam pembentukan tabung janin bagi wanita hamil karena mengandung asam folat pada buahnya.
Tanaman okra diperbanyak secara generatif yaitu melalui perkecambahan benih. Tanaman okra tidak memerlukan syarat khusus untuk pertumbuhannya. Faktor iklim perlu diperhatikan untuk memperoleh hasil yang maksimal. Okra dapat tumbuh baik pada ketinggian 1-800 m dpl dengan rata-rata curah hujan 1700-3000 mm/tahun dan temperatur udara di atas 20⁰C. Tanaman okra yang dibudidayakan pada ketinggian di bawah 600 m dpl akan berumur lebih pendek yaitu sekitar 3 bulan, sedangkan pada ketinggian di atas 600 m dpl akan berumur lebih dari 4 bulan (Simanjutak dan Gultom, 2018).
Produksi okra pada tahun 2017 dipasarkan secara lokal dalam bentuk okra beku siap saji yang hanya sekitar 30 persen, sedangkan 70 persennya dari total produksi. sekitar 1.500 ton per tahun diekspor ke Jepang. Luas lahan produksi okra di wilayah Jember sekitar 300 hektar per tahun yang hasil produksinya mencapai 550-600 ton.
Pengetahuan tentang teknik pemanenan tanaman okra yang tepat, sangat perlu untuk dipelajari agar tidak menurunkan kualitas produksi. Oleh karena itu, Praktik kerja lapang di PT. Mitratani Dua Tujuh Jember dengan tema teknik pemanenan perlu dilakukan untuk mempelajar produksi okura yang tinggi dengan kualitas unggul.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YUNICO ARYA DWINGGA HASIDI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | PEMANENAN;OKRA |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 13:05 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:08 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20957 |
