TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5755-ABSTRACK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (173kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5755-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (247kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5755-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (361kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5755-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (358kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5755-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (106kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5755-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (915kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5755-CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5755-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (405kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5755-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilakukan di Masjid Nasional Al-Akbar, Surabaya untuk mengetahui proses belajar-mengajar pada kajian tajwid terhadap konstruksi pesan yang dilakukan pengajar kepada peserta didik. Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini merupakan bentuk konstruksi pesan dariaksi berbicara, memperoleh kepatuhan, dan kesopanan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan merujuk pada pendekatan secara subjektif dan analisis dalam penelitian ini adalah analisis-deskriptif. Informan yang digunakan sebagai sumber data merupakan pengajar yang ada pada masing-masing kelas, yaitu program kajian tajwid untuk kelas pemula dan tartil. Sedangkan informan lain sebagai pendukung dalam penelitian ini ialah salah satu peserta didik pada masing-masing kelas tersebut.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengajar di kelas yang berbeda cukup memiliki kredibilitas untuk mengendalikan proses belajar-mengajar dengan baik. Masing-masing pengajar juga tidak bisa dipisahkan terhadap penjelasan secara verbal dan nonverbal dalam menyampaikan materi tajwid. Pengajar lebih aktif menyampaikan materi sesuai apa yang dimaksudkan ketika pada tahap mengoreksi (membetulkan bacaan) dan evaluasi di akhir. Apa yang menjadi maksud dalam penyampaian pengajar tersebut adalah aksi berbicara untuk mengarahkan, mengingatkan, atau menyimpulkan, termasuk menjelaskan materi tajwid melalui pernyataan yang bersifat proposisi. Masing-masing pengajar juga menggunakan bentuk pesan untuk memperoleh kepatuhan dan memunculkan nilai kesopanan. Lewat pujian, ucapan terimakasih atau bahkan dengan teguran secara langsung sebagai bentuk pernyataan untuk memperoleh kepatuhan. Memberikan perhatian dan menyampaikan secara terhormat, atau meminta maaf sebelum menyatakan kritikan kepada peserta didik adalah bentuk pernyataan yang merupakan cara pengajar untuk sopan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DEDY ONTO LAKSONO |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Kata kunci : Pengajar, Bentuk Pesan, Konstruksi Pesan;Keywords: Teacher, Message forms, Message construction. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:45 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/2091 |
