TRUNOJOYO-KP-18555-170311100044-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (376kB)
TRUNOJOYO-KP-18555-170311100044-Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (98kB)
TRUNOJOYO-KP-18555-170311100044-Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
TRUNOJOYO-KP-18555-170311100044-Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (91kB)
TRUNOJOYO-KP-18555-170311100044-Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (495kB)
TRUNOJOYO-KP-18555-170311100044-Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (67kB)
TRUNOJOYO-KP-18555-170311100044-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (86kB)
TRUNOJOYO-KP-18555-170311100044-Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tanaman jeruk (Citrus sp.) tumbuh baik di daerah tropis dan daerah subtropis. Pada umumnya jeruk dapat beradaptasi dengan baik di daerah tropis pada ketinggian 900-1200 meter di atas permukaan laut dan udara senantiasa lembab, serta mempunyai persyaratan air tertentu (Rukmana 2005). Komposisi buah jeruk terdiri dari bermacam-macam, diantaranya air 70-92% (tergantung kualitas buah), gula, asam organik, asam amino, vitamin, zat warna, mineral. Kandungan asam sitrat pada waktu cukup muda, tetapi setelah buah masak semakin berkurang sampai dua pertiga bagian (Pracaya 2000).
Buah jeruk dapat dikonsumsi langsung sebagai buah segar atau juice dan dapat pula diolah menjadi sirup. Buah jeruk merupakan sumber vitamin C yang berguna untuk kesehatan manusia. Kandungan vitamin C sangat beragam antar varietas, berkisar antara 27-49 mg/100 g daging buah. Makin tua buah jeruk, biasanya makin berkurang kandungn vitamin C-nya, tetapi semakin manis rasanya. Varietas jeruk sangat banyak, masing-masing jenis mempunyai karakteristik yang berbeda. Vitamin C terdapat dalam sari buah, daging dan kulit, terutamapada lapisan terluar kulit buah. Daging buah jeruk memiliki kandungan vitamin C yang tinggi yang mampu menambah daya tahan tubuh. Selain daging jeruk, khasiat dan manfaat buah jeruk juga banyak terkandung pada kulit jeruk. Kandungan kulit jeruk memiliki manfaat diantaranya mulai dari penghalus kulit hingga obat anti nyamuk.
Penyiraman, pemangkasan, pemupukan dan penjarangan buah tamanan jeruk (Citrus sp.) perlu dilakukan guna menjaga kestabilan produksi jeruk nasional untuk mengimbangi permintaan dan penawarn konsumen (Joesoef 1993). Penyiraman pada tanaman jeruk bertujuan agar tanaman dapat menghasilkan bunga dan buah yang banyak dan baik kualitasnya. Pemangkasan diperlukan untuk mengurangi kelembaban yang dapat menurunkan risiko serangan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman). Pemupukan organik maupun pupuk anorganik sangat diperlukan tanaman jeruk untuk kelangsungan hidup, misalnya pupuk N sangat berguna untuk meningkatkan produksi buah. Penggunaan pupuk P berfungsi memperbesar ukuran buah, sedangkan penggunaan pupuk K berperan dalam pembentukan asam sitrat dan vitamin C pada tanaman jeruk. Penjarangan buah perlu dilakukan untuk meningkatan kualitas mutu buah jeruk.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM IMROATUL FADILAH |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | PENYIRAMAN;PEMANGKASAN;PEMUPUKAN;PENJARANGAN;TANAMAN JERUK |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 12:51 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:08 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20896 |
