TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10308-130311100021_abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10308-130311100021_cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10308-130311100021_Chapter I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (202kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10308-130311100021_Chapter II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10308-130311100021_Chapter III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10308-130311100021_Chapter IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10308-130311100021_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10308-130311100021_Reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10308-130311100021_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kelor merupakan tanaman yang dimanfaatkan sebagai tanaman pagar dan digunakan sebagai obat tradisonal, karena mengandung beberapa zat kimia untuk menyembuhkan penyakit. Kelor dikenal di seluruh dunia sebagai tanaman Miracle Tree dan Mother’s Best Friend. Senyawa aktif dalam kelor meneybabkan kelor memiliki sifat farmakologis. Klorofil merupakan salah satu unsur penting yang dimiliki kelor. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa tingkat manfaat kesehatan yang diturunkan dari makanan hijau adalah fungsi dari kandungan klorofilnya. Tanaman kelor bukan hanya daunnya saja yang dapat dimanfaatkan tetapi buah kelor juga mempunyai manfaat sebagai penghasil metabolit primer dan metabolit sekunder serta nilai ekonomis yang tak kalah baik. kandungan serat tanaman kelor tertinggi ada pada buahnya, senyawa aktif yang terkandung dalam buah kelor adalah alkaloid. Tujuan dari peneltian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan kandungan serat, alkaloid dan klorofil dengan dua jenis tanaman kelor berdasarkan kondisi agroekologi yang berbeda di Kabupaten Pamekasan. Metode yang digunakan yaitu metode purposive sampling dengan analisis data menggunakan analisis korelasi dan regresi. Desain penelitian yaitu dilakukan suatu rancangan tentang cara mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data secara sistematis dan terarah agar penelitian dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif sesuai dengan tujuan penelitiannya. Desain penelitian ini dilakukan dengan cara penelitian deskriptif yaitu penelitian yang lebih mengarah pada pengungkapan suatu masalah atau keadaan sebagaimana adanya dan mengungkapkan fakta-fakta yang ada, walaupun kadang-kadang diberikan interpretasi atau analisis. Hasil penelitian rerata kandungan serat, alkaloid, dan klorofil dua jenis kelor merah dan kelor putih terdapat pada ketinggian tempat yang terendah dengan kondisi suhu dan intensitas cahaya yang tinggi serta kondisi curah hujan yang rendah. Hasil analisis serat, alkaloid dan klorofil pada kelor merah dan kelor putih kecenderungan tidak berbeda signifikan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM TIARA LIFTA |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Pamekasan Regency, Moringa Plant, Fiber, Alkaloids, Chlorophyll |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 12:47 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:08 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20879 |
