TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37526-Chapter1.pdf
Download (400kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37526-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (589kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37526-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37526-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (338kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37526-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (301kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37526-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37526-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (660kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37526-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37526-Abstract.pdf
Download (369kB)
Abstract
Siti Nursima Desi, Sustainable Livelihood Petani Garam Di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. Dosen pembimbing Norita Vibrianto, S.E.,M.SirnPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang dilakukan oleh petani garam yang ada di Desa Nambakor Kabupaten Sumenep pada saat musim hujan dengan menggunakan konsep sustainable livelihood. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data dengan melakukan penyebaran melalui wawancara kuisioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima pentagonal asset petani garam lebih dominan menggunakan aset manusia, aset alam, aset finansial dan aset sosial. Aset manusia lebih dominan digunakan pada saat musim hujan oleh para petani garam, rata-rata dari mereka beralih profesi karena memiliki ketrampilan dan kemampuan selain memproduksi garam. Aset alam juga dimanfaatkan dengan mengalihfungsikan tambak garam menjadi tambak ikan sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi cuaca, pada aset finansial juga menjadi salah satu yang dominan karena pada saat musim hujan atau dalam kondisi tidak memproduksi garam para petani di Desa Nambakor tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan cara mengambil tabungan dan meminjam uang kepada kerabat keluarga, teman, dan tengkulak. Aset sosial turut memperkuat ketahanan penghidupan petani garam adalah solidaritas dan kepedulian sosial, yang tercermin dalam jaringan kerja sama serta hubungan saling percaya antara petani dan pengepul dalam kegiatan jual beli garam. Ketika memasuki musim penghujan, keberadaan aset sosial ini menjadi semakin penting. Jaringan antara petani garam dan pengepul saling mendukung tidak hanya dalam jual beli garam, tetapi juga dalam bentuk pinjaman atau informasi terkait peluang pekerjaan sampingan selama musim hujan.rnKata Kunci: Petani Garam, Strategi Sustainable Livelihood dan Akses Aset
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SITI NURSIMA DESI |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | Petani Garam;Strategi Sustainable Livelihood;Akses Aset |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 12:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:08 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20855 |
