TRUNOJOYO-Thesis-37506-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (358kB)
TRUNOJOYO-Thesis-37506-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (345kB)
TRUNOJOYO-Thesis-37506-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (281kB)
TRUNOJOYO-Thesis-37506-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (166kB)
TRUNOJOYO-Thesis-37506-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (151kB)
TRUNOJOYO-Thesis-37506-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Thesis-37506-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
TRUNOJOYO-Thesis-37506-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (199kB)
Abstract
Studi ini menganalisis dinamika spasial perdagangan pertanian di Asia antara tahun 2010 dan 2023, dengan mempertimbangkan dampak dari Belt and Road Initiative (BRI) dan meningkatnya perang dagang AS-Tiongkok. Denganrnmenggunakan model data panel autoregresif spasial (SAR) untuk 48 negara Asia, penelitian ini menyelidiki bagaimana inflasi harga pangan, pengeluaran pemerintah di bidang pertanian, nilai tukar, investasi asing langsung (FDI), dan suhu permukaan tanah memengaruhi ekspor dan impor pertanian, baik secara langsung maupun melalui efek spillover. Temuan menunjukkan bahwa respons perdagangan pertanian lebih dibentuk oleh faktor domestik daripada oleh efek regional. Inflasi harga pangan secara konsisten mengurangi impor, namun dampaknya terhadap ekspor terbatas. Depresiasi nilai tukar secara signifikan meningkatkan ekspor dan, dalam beberapa kasus, impor. Pengeluaran pemerintah tidak menunjukkan dampak langsung yang signifikan tetapi menciptakan efek spillover negatif yang terus-menerus pada perdagangan negara-negara tetangga, yang menunjukkan persaingan fiskal. FDI menunjukkan dampak negatif pada ekspor dan impor, yang mungkin mencerminkan pengalihan investasi atau substitusi impor, meskipun ada beberapa efek spillover positif di era awal BRI. Suhu permukaan tanah secara positif memengaruhi ekspor, tetapi proyek infrastruktur BRI juga menimbulkan kendala ekologis. Secara keseluruhan, meskipun BRI awalnya mendukung integrasi perdagangan regional, dinamika ini telah terganggu oleh meningkatnya ketidakpastian global. Oleh karena itu, studi ini perekomendasikan koordinasi regional yang lebih kuat, manajemen nilai tukar yang efektif, investasi strategis, dan diversifikasi perdagangan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan stabilitas perdagangan di tengah volatilitas geopolitik dan ekonomi.
| Item Type | Thesis (Tesis) |
|---|---|
| Thesis Type | S2 |
| Creators | Creators NIM MOH. HAIRUS ZAMAN |
| Department | S2 Ilmu Ekonomi |
| Uncontrolled Keywords | Perdagangan pertanian; Asia; Model panel spasial; Belt and Road initiative; Perang dagang AS–Tiongkok. |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S2 - Ilmu Ekonomi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 12:26 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:08 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20788 |
