TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28282-190311100084_abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28282-190311100084_cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (896kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28282-190311100084_chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28282-190311100084_chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (397kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28282-190311100084_chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (470kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28282-190311100084_chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (394kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28282-190311100084_conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28282-190311100084_references.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (350kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28282-190311100084_appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Penyakit bulai merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh petani karena mengakibatkan berkurangnya produksi tanaman jagung. Pengendalian penyakit bulai sebagian besar dilakukan dengan menggunakan fungisida sintetik. Tetapi, penggunaan secara terus menerus dapat menjadi penyebab terjadinya resistensi pada pathogen penyebab penyakit bulai. Salah satu alternatif yang dapat digunakan yaitu dengan menggunakan Trichoderma sp. sebagai biofungisida yang diimplementasikan sebagai bahan aktif seed coating. Penggunaan teknik seed coating membutuhkan bahan pembawa sebagai bahan campuran yang dapat mengubah ukuran, bentuk dan berat benih, salah satu contohnya yaitu biochar sekam padi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh komposisi inokulan Trichoderma sp. dengan bahan pembawa biochar sekam padi terhadap viabilitas Trichoderma sp. sebagai seed coating benih jagung serta efektivitasnya dalam mengendalikan serangan penyakit bulai pada jagung. Proses ini dimulai dengan pembuatan inokulan Trichoderma sp. kemudian ditambahkan bahan pembawa biochar sekam padi sesuai perbandingan untuk selanjutnya pengaplikasian formulasi seed coating berbahan aktif Trichoderma sp. pada benih jagung. Benih jagung kemudian ditanam dan dilakukan inokulasi penyakit bulai pada tanaman jagung. Hasil menunjukkan perlakuan terbaik pada perlakuan B2 yaitu sebesar 38,2 x 106 CFU/g pada formulasi inokulan dan sebesar 47,8 x 106 CFU/g pada seed coating. Perlakuan B2 juga menjadi perlakuan terbaik dilihat dari tingkat keparahan penyakit terendah sebesar 8,4% dan tingkat keterjadian penyakit yaitu sebesar 52% pada akhir pengamatan. Perlakuan bahan terbaik ada pada perlakuan B2 (2,5 g formulasi inokulan dan 2,5 g biochar sekam padi), karena memiliki tingkat viabilitas koloni Trichoderma sp. tertinggi pada periode pengamatan terakhir dan mampu menekan keparahan dan keterjadian penyakit bulai pada tanaman jagung.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUSRIFATI AIN |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Trichoderma sp.; Seed Coating; Biochar Sekam Padi Trichoderma sp.; Seed Coating; Rice Husk Biochar |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 12:11 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:08 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20725 |
