TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28273-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (132kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28273-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (823kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28273-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (63kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28273-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28273-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28273-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28273-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (105kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28273-Refrences.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28273-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Trichoderma sp. merupakan jamur yang mampu memarasit patogen dan menginduksi ketahanan tanaman melalui perannya sebagai elisitor dalam mekanismenya. Trichoderma sp. perlu diformulasikan agar mampu mengendalikan penyakit, salah satunya adalah penyakit bulai yang disebabkan oleh Peronoscleospora maydis. Formulasi Trichoderma sp. dalam bentuk formula seed coating dinilai praktis. Agar efektif, Trichoderma sp. diformulasikan menggunakan bahan pembawa tertentu, seperti diatom earth. Diatom earth (DE) digunakan sebagai pelindung biji-bijian, karena formulasinya bersifat non-toksik sehingga dapat dicampur dengan biji-bijian. DE membentuk lapisan yang memperlambat pelepasan nutrisi dan air dari biji, sehingga meningkatkan viabilitas benih. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komposisi inokulan Trichoderma sp. dengan bahan pembawa diatom earth terhadap viabilitas seed coating benih jagung dan mengetahui efektifitas inokulan Trichoderma sp. dengan bahan pembawa diatom earth dalam mengendalikan serangan penyakit bulai pada jagung. Proses ini dimulai dari pembuatan inokulan Trichoderma sp. kemudian ditambahkan bahan pembawa diatom earth sesuai perbandingan untuk aplikasinya sebagai seed coating ditambahkan bahan polimer xanthan gum 1%. Perlakuan terbaik dengan jumlah koloni tertinggi ditanam dan dilakukan inokulasi penyakit bulai pada tanaman jagung. Tingkat viabilitas koloni tertinggi pada periode pengamatan terakhir ada pada perlakuan B2 (2,5 gram inokulan dan 2,5 gram diatom earth) karena memiliki jumlah koloni yang tinggi yaitu 27,8 x 10⁷ cfu/g pada formulasi inokulan dan sebesar 51 x 10⁷cfu/g pada seed coating. Perlakuan B2 dalam benih jagung yang telah di seed coating mampu menekan kejadian dan keparahan penyakit bulai melalui kemampuan induksi ketahanan sistemik (ISR) Trichoderma sp. terhadap cendawan patogen Peronoscleospora maydis dengan nilai AUDPC terkecil (0,21) dan Indeks proteksi tertinggi (76,92).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SITI AYU AMALIATUS SOLICHA |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Diatom Earth; Seed Coating; Trichoderma sp. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 12:03 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:08 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20691 |
