TRUNOJOYO-KP-18454-170311100048-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (277kB)
TRUNOJOYO-KP-18454-170311100048-Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (104kB)
TRUNOJOYO-KP-18454-170311100048-Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
TRUNOJOYO-KP-18454-170311100048-Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (100kB)
TRUNOJOYO-KP-18454-170311100048-Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (548kB)
TRUNOJOYO-KP-18454-170311100048-Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (66kB)
TRUNOJOYO-KP-18454-170311100048-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (86kB)
TRUNOJOYO-KP-18454-170311100048-Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (598kB)
Abstract
Indonesia merupakan negara tropis yang kaya akan buah-buahan. Iklim di Indonesia memungkingkan berbagai jenis buah-buahan tumbuh dan berkembang. Buah sangat bermanfaat karena mengandung berbagai vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh. Vitamin dan mineral yang terkandung di dalam buah diperlukan sebagai penunjang proses-proses biokimia yang terjadi dalam tubuh. Oleh karena itu konsumsi masyarakat terhadap buah perlu dicukupi. Salah satu buah yang banyak diminati di Indonesia adalah Anggur.
Buah anggur merupakan buah yang sudah banyak dikenal dan digemari masyarakat Indonesia karena memiliki penampilan yang menarik, rasa yang enak, dan nilai gizi yang tinggi. Permintaan masyarakat terhadap buah anggur cukup tinggi. Tingginya permintaan masyarakat terhadap buah anggur belum diimbangi dengan produksi buah anggur yang mencukupi. Oleh karena itu volume impor buah anggur mencapai 5.569.675 kg pada bulan Juni 2011 dengan nilai impor mencapai US$ 12.014.639 terbesar kedua setelah buah apel (BPS diolah Pusdatin 2011).
Buah anggur memiliki nilai gizi yang sangat dibutuhkan tubuh. Buah anggur mengandung berbagai macam mineral dan vitamin. Menurut Surahman dan Darmaja (2004) buah anggur mengandung 1.94 mg Na, 4.5 mg Mg, 0.07 mg Zn, 130.67 mg K, dan 0.09 mg Fe dalam 100 g buah. Selain itu dalam anggur juga mengandung vitamin C 43.79 mg/ 100 g, vitamin E 0.16 mg/ 100 g, vitamin B, dan vitamin A. Menurut Vitisearch (2012) anggur kaya antioksidan seperti antosianin, flavon, geraniol, linalol, nerol, dan tanin yang berperan dalam melindungi tubuh terhadap sel kanker. Anggur juga mengandung antioksidan resveratrol yang ditemukan dalam minuman anggur (wine). Resveratrol berperan dalam mencegah kanker, penyakit jantung, dan penyakit degeneratif syaraf.
Produksi anggur di Indonesia diperkirakan sekitar 20.000 ton per tahun, jauh di bawah produksi pisang, jeruk, salak, dan nenas (Wiryanta 2004). Hal ini menunjukkan anggur merupakan komoditas yang perlu dikembangkan di Indonesia untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor buah anggur, serta memenuhi kebutuhan masyarakat dengan lebih terjangkau.
Tanaman anggur merupakan tanaman yang berasal dari daerah beriklim subtropis. Menurut Winkler et al (1962) di daerah beriklim tropis, tanaman anggur selalu hijau sepanjang tahun dan secara alami produksinya menjadi sangat rendah. Di Indonesia anggur telah dibudidayakan di beberapa daerah. Daerah produsen anggur di Indonesia antara lain Jawa Timur (Probolinggo, Pasuruan, Situbondo), Bali dan Kupang (NTT) (Nasrudin 2011). Hal ini menunjukkan bahwa anggur dapat dibudidayakan di Indonesia meskipun belum dalam skala luas. Oleh karena itu budidaya tanaman anggur di Indonesia yang beriklim tropis memerlukan pengelolaan yang baik dan benar.
Kegiatan praktik kerja lapang di perkebunan dapat memperluas pengetahuan mahasiswa tentang teknik budidaya tanaman dalam skala kebun. Selain itu, kegiatan praktik kerja lapang memberikan wawasan tentang pengelolaan kebun dalam skala produksi untuk tujuan komersial. IP2TP CUKURGONDANG yang terletak di Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan Jawa Timur saat ini sedang mengembangkan komoditas buah. Tanaman buah dikembangkan di IP2TP CUKURGONDANG, kabupaten Pasuruan dengan penerapan teknologi budidaya, Salah satunya yaitu anggur. Melalui kegiatan praktik kerja lapang di perkebunan ini, mahasiswa dapat mempelajari tahapan budidaya tanaman anggur.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Achmad Sugandi |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | BUDIDAYA TANAMAN;ANGGUR |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 11:07 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:08 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20449 |
