TEKNIK TANAM DAN PEMBERIAN PUPUK PADA JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt ) DI BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN (BPTP) JAWA TIMUR

ROHMATUL FITRIYANI (2020) TEKNIK TANAM DAN PEMBERIAN PUPUK PADA JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt ) DI BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN (BPTP) JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (404kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Bab 1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (101kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Bab 2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (167kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Bab 3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (93kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Bab 4.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (705kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Bab 5.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (58kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Daftar Pustaka.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (96kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Lampiran.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18450-170311100053-Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (647kB)

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) merupakan salah satu dari 7 golongan tanaman jagung yang ada di Indonesia. Sebagai salah satu komoditas sayur, jagung manis populer di Amerika, Kanada, dan Asia salah satunya Indonesia. Jagung manis mulai dikenal di Indonesia sejak tahun 1980-an (Syukur dan Azis, 2013). Sentral produksi jagung di Indonesia tersebar di berbagai wilayah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur dan Madura. Jagung manis semakin populer dan banyak dikonsumsi karena memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan dengan jagung biasa. Jagung manis (sweet corn) mempunyai rasa manis karena kadar gulanya 5-6% yang lebih dari rasa jagung biasa dengan kadar gula 2–3 %. Selain itu, umur produksi lebih genjah atau pendek sehingga sangat menguntungkan untuk dibudidayakan.
Permintaan jagung manis mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, namun hal tersebut tidak diikuti dengan produktivitas jagung manis di Jawa Timur, sehingga belum bisa mencukupi kebutuhan pasar. Rata-rata produksi jagung manis di Jawa Timur pada tahun 2013 yaitu 5.76 ton sedangkan pada tahun 2014 mengalami penurunan yaitu 5.74 ton (BPS, 2014). Rendahnya produktivitas jagung manis tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu penerapan teknologi budidaya tanaman yang belum sesuai, kondisi iklim, serta kesuburan tanah yang rendah.
Kesuburan tanah dapat diperbaiki dengan pemupukan yang optimal. Pemupukan adalah pemberian pupuk kepada tanaman melalui tanah, dan atau bagian tertentu dari tanaman, bertujuan untuk menambah unsur hara yang diperlukan tanaman (Jumini, 2011). Selama pertumbuhannya jagung manis memerlukan unsur hara yang diserap dari dalam tanah, jika tanah tidak menyediakan unsur hara yang cukup mendukung pertumbuhan optimal, maka harus dilakukan pemupukan. Ketersediaan unsur hara yang dapat diserap oleh tanaman merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi. Suatu tanaman dapat tumbuh dengan optimal bila dosis pupuk yang diberikan tepat (Sarief, 1986). Pupuk yang diberikan pada tanaman biasanya didasarkan kepada kebutuhan tanaman dan tersedianya unsur hara di dalam tanah untuk tanaman. Pemberian pupuk Urea, TSP dan KCl sebagai sumber N, P dan K merupakan usaha untuk meningkatkan produksi tanaman (Palungkun dan Budiarti, 2004).
Kegiatan budidaya tanaman jagung manis umumnya semai benih dilakukan dilapang yang memungkinkan tanaman mengalami hambatan dalam berkecambah. Hambatan yang kemungkinan besar terjadi adalah hambatan dari faktor lingkungan. Al-Darby dan Lowery, 1987 (dalam Sharratt dan Gesch, 2008) menemukan bahwa perbedaan suhu tanah antar perlakuan pengolahan tanah sangat mempengaruhi perkecambahan dan kemunculan tunas jagung. Mereka menemukan bahwa tanpa pengendalian suhu olah tanah,menghambat kemunculan tunas jagung 2 sampai 8 hari dibanding dengan pengolahan tanah konvensional, dengan demikian semai pada media semai dilakukan untuk mengurangi dampak negatif lingkungan pada proses perkecambahan.
BPTP Jawa Timur merupakan lembaga pemerintah yang bertugas sebagai penghasil dan penyedia teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi dalam arti luas untuk menunjang pengembangan pertanian berwawasan agribisnis bagi provinsi Jawa Timur. Berbagai teknologi pertanian yang berguna untuk meningkatkan produktivitas dikaji melalui berbagai penelitian, salah satu teknologi yang dilakukan yaitu pemupukan. BPTP Jatim merupakan tempat yang tepat untuk membantu penulis dalam mempelajari lebih lanjut terkait teknik tanam dan pemberian pupuk pada tanaman jagung manis. Penulis melaksanakan praktek kerja lapang di BPTP Jatim khususnya di Laboratorium Agronomi.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
ROHMATUL FITRIYANI
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords TEKNIK TANAM;PEMBERIAN PUPUK;JAGUNG MANIS
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 11:04
Last Modified 24 Oct 2026 17:08
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20433

Actions (login required)

View Item
View Item