TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28205-Abstract..pdf
Download (103kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28205-Cover.-1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28205-Chapter1..pdf
Download (480kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28205-Chapter2..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (581kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28205-Chapter3..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28205-Chapter4..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (279kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28205-Conclution..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (103kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28205-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (320kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28205-Appendices..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (628kB)
Abstract
Masalah waris merupakan masalah yang sangat penting dan selalu menjadi pokok bahasan dalam hukum Islam, karena rentan terhadap konflik/perselisihan dalam masyarakat akibat perpecahan yang dianggap tidak adil atau pihak yang merasa dirugikan. Pada dasarnya, tidak semua sengketa hanya dapat dibawa ke pengadilan untuk diselesaikan. Dalam penulisan tesis ini, penulis membahas Alternatif Penyelesaian Sengketa pembagian warisan melalui praktik musyawarah ahli waris. Hal ini disebabkan adanya permasalahan yang muncul di masyarakat, umumnya mengenai pembagian harta warisan, yang terkadang menimbulkan perselisihan antara ahli waris dengan jumlah harta warisan yang tidak sedikit jumlahnya.rnPenelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data dengan cara wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian adalah Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Pendekatan yang digunakan adalah yuridis sosiologis yang dilakukan berdasarkan penelitian yang disusun secara sistematis dan terkontrol atas dasar empiris yang diperoleh dari masyarakat.rnHasil penelitian ini memperoleh jawaban bahwa masyarakat Desa Ngagel memilih untuk menyelesaikan sengketa warisya melalui musyawarah ahli waris dibandingan dengan menyelesaikan di pengadilan karena masyarakat tidak percaya dengan citra pengadilan dan biayanya yang tidak sedikit. Pelaksanaan musyawarah dalam menyelesaikan sengketa waris pertama-tama diselesaikan diantara para ahli waris yang dipimpin salah satu ahli waris yang disepakati, kemudian jika tidak ada jalan keluar diselesaikan oleh pemerintah Desa Ngagel. Namun dalam pelaksanaan penyelesaian sengketa waris dengan musyawarah terdapat kendala-kendala yaitu ketidak hadiran para pihak dalam musyawarah, keterbatasan pengetahuan dan pendidikan, sifat pada manusuanya yang adakalanya tidak mau mengalah dan ketidak jelasan ahli waris.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM LAILI NIMATUL ULYA |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | sengketa waris;penyelesaian sengketa;musyawarah |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 11:03 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:08 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20430 |
