UJI ANTAGONISME BEBERAPA BAKTERI AGEN PENGENDALI HAYATI (KOLEKSI BBPPTP SURABAYA) TERHADAP JAMUR Fusarium oxysporum SECARA IN VITRO

SITI MUALAFAH (2020) UJI ANTAGONISME BEBERAPA BAKTERI AGEN PENGENDALI HAYATI (KOLEKSI BBPPTP SURABAYA) TERHADAP JAMUR Fusarium oxysporum SECARA IN VITRO. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (321kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Bab 1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (129kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Bab 2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (134kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Bab 3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (146kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Bab 4.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (751kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Bab 5.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (90kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Daftar Pustaka.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (108kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Lampiran.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-18427-170311100055-Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (833kB)

Abstract

Perguruan tinggi merupakan salah satu tempat pembentuk sumber daya manusiayang mampu mencetak sarjana yang intelektual, berkarakter dan berkualitas. Selain itu juga menjadi sumber daya manusia mampu bersaing seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun perguruan tinggi hanya menyediakan teori dan praktek kepada mahasiswa sehingga masih dibutuhkan pengetahuan tentang cara pemecahan masalah yang terjadi di lapangan. Pemecahan masalah di lapangan dilakukan dengan menerapkan teori yang didapatkan dari perguruan tinggi. Oleh karena itu, diperlakukan adanya kajian ilmiah yang bersifat deskriptif argumentatif seperti penelitian, survey dan praktek kerja lapang (PKL).
Praktek kerja Lapang (PKL) merupakan salah satu kegiatan pelatihan dan cara penerapan ilmu yang didapatkan mahasiswa dari proses pembelajaran di bangku kuliah yang dilakukan di sebuah perusahaan, lembaga atau instansi. Dimana perusahaan, lembaga atau instansi tersebut masih memiliki relevansi erat dengan penerapan ilmu dan pengembangan ilmu oleh mahasiswa. Dengan adanya Praktek Kerja lapang (PKL) diharapkan sebagai salah satu cara untuk pertukaran ilmu pengetahuan dan informasi antara mahasiswa dan pihak instansi, lembaga atau perusahaan yang bersangkutan. Selain itu, mahasiwa juga dapat memperoleh pengalaman baru dalam dunia kerja, menambah pengetahuan dan memiliki pandangan bekerja di dunia kerja.Salah satu instansi yang dipilih sebagai tempat Praktek Kerja Lapang (PKL) adalah Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman perkebunan (BBPPTP) Surabaya. Balai ini bergerak dalam bidang proteksi dan perbenihan tanaman perkebunan. Di bidang proteksi dikembangkan agens pengendali hayati berupa jamur, bakteri, predator dan parasitoid. Judul PKL yang diambil adalah Uji Antagonisme Beberapa Bakteri Agen Pengendali Hayati (Koleksi BBPPTP Surabaya) terhadap Jamur Fusarium oxysporum secara In Vitro.
Fusarium oxysporum merupakan jamur penyebab penyakit layu dan busuk pada berbagai tanaman seperti mentimun, melon, kurma, tomat dan cabai (Nisa 2018). Jamur Fusarium oxysporum adalah jamur yang penyebarannya melalui media tanah serta dapat bertahan dalam tanah sebagai miselium maupun spora (Huda 2010). Nisa (2018) menyatakan bahwa terdapat berbagai faktor yang mendukung pertumbuhan jamur Fusarium oxysporum seperti kadar air benih, suhu dan tingkat invasi benih oleh patogen. Benih yang telah terinfeksi oleh jamur Fusarium oxysporum berdampak pada perkembangan benih yang tidak normal hingga benih tidak dapat berkecambah. Fusarium oxysporum termasuk mikroba pengganggu tanaman yang keberadaan dan hidupnya didalam tanah (Huda 2010)
Upaya pengendalian yang banyak dilakukan untuk mengatasi serangan Fusarium oxysporum pada tanaman adalah penggunaan pestisida berupa fungisida sintetis. Upaya pengendalian ini masih tergolong belum efektif. Penggunaan fungisida sintetis memiliki dampak negative karena menyebabkan terbunuhnya mikroorganisme selain sasaran, munculnya organisme pengganggu tanaman yang resisten terhadap fungisida, pencemaran lingkungan dari residu fungisida dan dapat berdampak buruk pada kesehatan petani serta membutuhkan biaya tambahan yang besar bagi petani (Nisaul 2018). Oleh karena itu, perlu dilakukan pengembangan dan upaya pengendalian hayati. Pengendalian hayati merupakan pengendalian ramah lingkungan dan terpadu dengan memanfaatkan organisme. Salah satu cara pengendalian hayati yaitu dengan menggunakan mikroba antagonis.
Mikroba antagonis merupakan jasad renik yang diperoleh dari alam dalam bentuk bakteri, cendawan, actinomycetes, virus maupun nematoda. yang mampu menghambat atau membunuh organisme pengganggu tanaman (OPT). Mekanisme penghambatan dengan menekan, menghambat dan membunuh perkembangan organisme pengganggu tanaman (Suada, 2017). Salah satu jenis mikroba antagonis yang dapat digunakan untuk menekan perkembangan mikroorganisme patogen adalah bakteri antagonis. Kelompok bakteri antagonis yang digunakan sebagai agen pengendali hayati (APH) antara lain adalah Bacillus sp., Pseudomonas fluerescens, dan Streptomyces sp.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
SITI MUALAFAH
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords BAKTERI;PENGENDALI HAYATI;JAMUR;Fusarium oxysporum;IN VITRO
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 10:41
Last Modified 24 Oct 2026 17:08
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20339

Actions (login required)

View Item
View Item