PENGEMBANGAN MESIN BATIK (mBatik) GENERASI KEDUA DENGAN PENGARUH FEED RATE (KECEPATAN MEMBATIK) DAN TEMPERATUR PEMANASTERHADAP KUALITAS HASIL MEMBATIK

HERI SANTOSO (2020) PENGEMBANGAN MESIN BATIK (mBatik) GENERASI KEDUA DENGAN PENGARUH FEED RATE (KECEPATAN MEMBATIK) DAN TEMPERATUR PEMANASTERHADAP KUALITAS HASIL MEMBATIK. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-abstrak.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-COVER.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (456kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-Chapter 1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (23kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-CHAPTER 2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (436kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-CHAPTER 3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (444kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-CHAPTER 4.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-CONCLUSION.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (114kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-REFERENCES.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-APPENDICES.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18403-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (538kB)

Abstract

Batik merupakan budaya warisan leluhur bangsa indonesia yang sejak dulu sering dijadikan pakaian di lingkungan keraton. Batik memiliki kekhasan maupun keunikan yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lainnya. Batik Madura memiliki keindahan sendiri mulai dari ciri khas dengan motif batik yang menggunakan motif cerah. Proses pembuatan batik tulis dilakukan secara manual dan masih menggunakan canting untuk proses pembatikannya. Proses pembatikan yang secara manual ini membutuhkan waktu yang lama dengan perkembangan teknologi timbul sebuah ide bagaimana cara yang efektif dan efisien agar proses pembuatan batik tulis tidak mnggunakan tenaga manusia yang berlebihan. Proses dalam penelitian pembuatan mesin Batik generasi kedua yang dilakukan bertujuan untuk menghasilkan perbandingan nilai proporsi cacat dari tebal tipis garis dan tembus tidaknya lilin pada kain yang mendekatti dengan proses pembatikan yang dilakukan secara manual. Metode yang digunakan peneliti yaitu Design of Experiment RAL dengan menggunakan 2 faktor penelitian yaitu feed rate (kecepatan membatik) dan temperatur pemanasan yang memiliki 3 variabel. Pengambilan data dilakukan cara pengacakan dari dua faktor yang diteliti sebanyak tiga kali perulangan disetiap perlakuan. Hasil penelitian yang dilakukan didapatkan nilai yang mendekati pembatikan manual yaitu sekitar 2 mm dan menghasilkan nilai proporsi cacat dari kedua faktor yaitu 0 pada perhitungan software. Nilai yang diperoleh dari perlakuan feedrate 400 steps/mm dan temperatur pemanasan 150 0C dengan respon cacat tebal tipis garis dan tembus tidaknya lilin pada kain.

Kata Kunci : Batik, Mesin Batik Generasi Kedua, Tebal Tipis Garis, Tembus Tidaknya Lilin, Design of Experiment RAL

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
HERI SANTOSO
Department Industri
Uncontrolled Keywords Batik, Mesin Batik Generasi Kedua, Tebal Tipis Garis, Tembus Tidaknya Lilin, Design of Experiment RAL
Divisions Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 10:17
Last Modified 24 Oct 2026 17:08
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20239

Actions (login required)

View Item
View Item