TRUNOJOYO-KP-18393-170331100031-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (392kB)
TRUNOJOYO-KP-18393-170331100031-Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
TRUNOJOYO-KP-18393-170331100031-Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (118kB)
TRUNOJOYO-KP-18393-170331100031-Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (139kB)
TRUNOJOYO-KP-18393-170331100031-Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-KP-18393-170331100031-Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (73kB)
TRUNOJOYO-KP-18393-170331100031-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (363kB)
TRUNOJOYO-KP-18393-170331100031-Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (464kB)
Abstract
Biji kakao merupakan bahan baku pembuatan coklat yang sangat banyak ditemukan di negara Indonesia. Industri pengolahan biji kakao kian meningkat seiring dengan tuntutan konsumen yang semakin tinggi karena adanya keinginan dan harapan terhadap produk berbahan dasar biji kakao yang harus terpenuhi. Selain itu semakin meningkatnya jumlah produsen produk olahan biji kakao disebabkan oleh perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, pendidikan yang semakin baik, semakin cerdas dalam mengambil peluang serta jiwa kompetisi yang semakin tinggi. Hal ini pula yang menyebabkan semakin tinggi daya saing antar pemilik industri atau perusahaan untuk menghasilkan produk biji kakao yang sesuai dengan keinginan dan harapan masyarakat dengan cara menghasilkan produk biji kakao yang baik. Salah satu cara yaitu menjaga mutu dari produk melalui pengendalian mutu pada proses produksi biji kakao itu sendiri.
Menurut Meri et al (2017), Mutu merupakan upaya dari produsen untuk memenuhi kepuasan pelanggan dengan memberikan apa yang menjadi kebutuhan, ekspektasi, dan bahkan harapan dari pelanggan, dimana upaya tersebut terlihat dan terukur dari hasil akhir produk yang dihasilkan. Sedangkan menurut Kurniawan dan Zahrok (2017), Pengendalian mutu merupakan salah satu kegiatan yang penting dalam perusahaan. Pengendalian mutu (quality control) merupakan bagian dari manajemen mutu yang difokuskan pada pemenuhan persyaratan mutu.
Pengendalian mutu pada biji kakao dilakukan tidak hanya untuk tujuan memenangkan persaingan. Namun, juga memberikan keuntungan dalam segi bisnis. Karena dapat meminimasi pemborosan pada proses produksi sehingga akan berpengaruh terhadap biaya yang harus dikeluarkan oleh industri kakao serta laba yang akan diperoleh oleh produsen.
Pengendalian mutu tentunya telah banyak diterapkan pada industri-industri biji kakao yang telah lama beroperasi dan dipercaya akan mutu biji kakaonya. Salah satunya yaitu PT Perkebunan Nusantara XII Kendeng Lembu Bayuwangi, PT ini merupakan industri yang bergerak dibidang ekspor maupun impor biji kakao terbesar di Jawa Timur. PT ini juga memperhatikan mutu dari biji kakao yang diproduksi guna memenuhi keinginan konsumen. Sehingga dilakukannya Praktik Kerja Lapang ini adalah untuk mengetahui penerapan pengendalian dan pengujian mutu proses produksi biji kakao di PT Perkebunan Nusantara XII Kendenglembu Kabupaten Bayuwangi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SYAHILLA VANDA LUVIANA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | PROSES PRODUKSI;KAKAO |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 10:08 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:07 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20198 |
