TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5675-100311100005_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (128kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5675-100311100005_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5675-100311100005_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (56kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5675-100311100005_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5675-100311100005_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (112kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5675-100311100005_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5675-100311100005_Conclution.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (47kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5675-100311100005_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (56kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5675-100311100005_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Sambiloto (Andrographis paniculata) merupakan tanaman obat yang mengandung andrografolida yang berkhasiat sebagai obat.. Salah satu teknik budidaya untuk meningkatkan kandungan andrografolida yakni dengan menggunakan perbedaan jenis tanah sebagai media tanam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis tanah apakah yang sesuai untuk memperoleh produksi Andrografolida yang tinggi pada tanaman Sambiloto. Penelitian dilaksanakan di rumah plastik di Desa Gili Barat Kecamatan Kamal, Bangkalan pada bulan Februari – Mei 2014. RAL non-faktorial dengan 3 perlakuan diulang 8 kali, perlakuan (T1) Tanah Grumosol (T2) Tanah Regosol (T3) Tanah Mediteran. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot basah, bobot kering, dan kadar andrografolida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis tanah tidak memberikan pengaruh pada bobot basah dan kering tanaman pada pengamatan 2 MST, tetapi perlakuan jenis tanah memberikan pengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun tanaman pada 2 – 12 MST. Perlakuan (T3) cenderung memberikan nilai rata-rata tertinggi dan (T1) cenderung memberikan nilai rata-rata terendah pada semua parameter tanaman. Kadar andrografolida pada tanaman hasilnya menunjukkan kecenderungan bahwa kadar andrografolida tertinggi terdapat pada T3.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NOVITA DAMAYANTI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Jenis tanah, Sambiloto, Andrografolida |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:44 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/2014 |
