TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37290-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37290-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (893kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37290-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (334kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37290-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (485kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37290-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (461kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37290-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37290-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (254kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37290-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (256kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37290-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (465kB)
Abstract
Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu dari empat kabupaten di Pulau Madura. Wilayah ini memiliki tingkat pendidikan yang tergolong rendah di Indonesia. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Angka Partisipasi Sekolah (APS) penduduk usia 16 – 18 tahun menurut kabupaten/kota di Jawa Timur pada tahun 2023, capaian APS kabupaten Bangkalan menjadi yang terendah yaitu di angka 53,34 persen. Pada penelitian ini, akan dilakukan pengelompokkan wilayah di Kabupaten Bangkalan untuk mengidentifikasi wilayah-wilayah yang memiliki tingkat pendidikan yang baik hingga yang kurang baik. Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan perbandingan pengelompokkan atau klasterisasi wilayah dengan menggunakan metode K-means Clustering dan Ward Hierarchical Clustering berdasarkan nilai Silhouette Coefficient, Davies-Bouldin Index dan Calinski-Harabasz Indexnya. Hasil dari penelitian ini yaitu jumlah cluster paling optimal dari kedua metode yang digunakan yaitu K-means Clustering dan Ward Hierarchical Clustering sama-sama berjumlah 2. Secara keseluruhan jumlah desa yang ada di kabupaten Bangkalan yang termasuk dalam cluster 0 jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah desa yang termasuk dalam cluster 1. K-means menghasilkan evaluasi klasterisasi yang lebih baik dibandingkan baik dengan ward dengan nilai SC 0,4333, DBI 1,0615, dan CHI 173.4482. Jumlah desa yang termasuk dalam cluster 0 atau dengan kategori tingkat pendidikan rendah jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah desa yang termasuk dalam cluster 1 atau dengan kategori tingkat pendidikan tinggi dengan presentase 78.29% sedangkan presentase dari cluster 1 sebesar 21.71%.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM M. NUR SYAMSI MAULIDI |
| Department | Sistem Informasi |
| Uncontrolled Keywords | Calinski-Harabasz Index, Clustering, Davies-Bouldin Index, Pendidikan, Perbandingan, Silhouette Coefficient |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Sistem Informasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 09:25 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:07 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/20010 |
