TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18333-150111100133_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (126kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18333-150111100133_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18333-150111100133_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (186kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18333-150111100133_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (298kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18333-150111100133_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (301kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18333-150111100133_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18333-150111100133_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18333-150111100133_Appendinces.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (82kB)
Abstract
Pengenaan sanksi kebiri kimia yang diatur dalam Pasal 81 ayat (7) diharapkan dapat melindungi anak dari kekerasan seksual dan memberikan efek jera pada pelaku. Namun dalam penyelenggaraannya sanksi ini masih menuai beberapa kontroversi, terutama dalam konteks relevansi antara sanksi yang dikenakan dengan prinsip dan perlindungan yang wajib diberikan negara pada anak yang menjadi korban. Hal itulah yang membuat penerapan sanksi ini tidak dapat berjalan dengan efektif. Rumusan masalah yang dikaji dalam skripsi ini adalah bagaimana pengenaan sanksi kebiri kimia kepada pelaku kekerasan seksual terhadap anak jika dilihat dari perspektif perlindungan anak.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian normatif dengan menggunakan metode pendekatan Perundang-undangan (statue approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach) yang dilakukan dengan cara menelaah semua undang-undang dan regulasi yang bersangkutan dengan sanksi kebiri kimia kepada pelaku kekerasan seksual terhadap anak dalam perspektif perlindungan anak. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah studi kepustkaan, sedangkan metode analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisa deskriptif (descriptive analysis).
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengenaan sanksi kebiri kimia terhadap pelaku kekerasan seksual pada anak hanya akan melindungi anak saat ini saja, tidak di masa mendatang. Karena sanksi ini hanya berorientasi pada pelaku dan bersifat pragmatif, berlawanan dengan perlindungan anak yang sifatnya berkelanjutan (sustainable). Jika anak saat ini terlindungi dengan adanya sanksi tersebut, maka anak juga harus mendapatkan perlindungan di masa yang akan datang, sehingga terciptanya rasa aman dan anak yang menjadi korban kekerasan tidak berpotensi menjadi pelaku di kemudian hari.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NAUFAL BASSAM HIDAYAT |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Kekerasan Sesksual pada Anak; Perlindungan Anak; Kebiri Kimia. |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 09:10 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:07 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19946 |
