TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28073-190711100044_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (147kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28073-190711100044_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (968kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28073-190711100044_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (223kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28073-190711100044_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (243kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28073-190711100044_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (120kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28073-190711100044_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28073-190711100044-190711100044_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-28073-190711100044-190711100044_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (158kB)
Abstract
ABSTRAKrnrnSkripsi ini berjudul "Tinjauan Fiqih Bi'ah Terhadap Penggunaan Pukat Harimau Oleh Nelayan di Desa Kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang." Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kerusakan lingkungan, terutama ekosistem laut, yang menyebabkan penurunan populasi ikan akibat penggunaan pukat harimau oleh masyarakat nelayan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan dampak penggunaan pukat harimau terhadap ekosistem laut, serta melakukan tinjauan terhadap Fiqih Lingkungan terkait penggunaan pukat harimau.rnPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengamati secara mendalam sebuah permasalahan dalam konteks waktu, tempat, dan situasi yang relevan dengan kondisi lapangan yang objektif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis untuk memberikan makna dan kesimpulan yang sesuai.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa proses penggunaan pukat harimau dilakukan dengan melempar jaring ke laut, mengikat kedua sisi jaring ke perahu, dan melakukan penarikan setelah waktu tertentu, biasanya 1-2 jam. Dampak penggunaan pukat harimau meliputi kerusakan terumbu karang dan kematian ikan kecil. Tinjauan Fiqih Lingkungan terhadap penggunaan pukat harimau menunjukkan bahwa kegiatan nelayan dalam menjaring ikan tidak menerapkan prinsip dasar Fiqih Lingkungan. Perlindungan jiwa-raga terancam karena terjadi konflik antara nelayan pengguna pukat harimau dan pukat konvensional. Selain itu, penggunaan pukat harimau juga tidak memperhatikan prinsip-produksi dan konsumsi yang sesuai dengan kebutuhan manusia secara layak. Penggunaan pukat harimau yang menangkap ikan kecil secara berlebihan berdampak pada penurunan produksi ikan. Keselarasan dan keseimbangan alam juga tidak dijaga, karena terdapat kerusakan ekosistem laut demi mendapatkan hasil tangkapan yang besar. Fiqih Lingkungan mengajarkan pentingnya menjaga keberadaan semua mahluk hidup dan tidak mengeksploitasi mereka. Manusia sebagai khalifah di bumi memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan hidup dan memberikan manfaat, bukan menyebabkan kerusakan. Kata Kunci: Fiqih Lingkungan, Kerusakan Lingkungan Hidup, Pukat Harimau.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ALI FIKRI HIDAYAT |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | fiqih biah,pukat harimau, lingkungan hidup |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 09:01 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:07 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19907 |
