TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37255-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37255-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (851kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37255-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (202kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37255-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (312kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37255-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (968kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37255-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37255-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37255-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (226kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37255-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (837kB)
Abstract
Perairan selatan Jawa Timur dan Bali merupakan wilayah yang memiliki dinamika oseanografi yang cukup kompleks akibat pengaruh fenomena global seperti El Niño-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) yang berdampak signifikan terhadap parameter oseanografi dan distribusi sumber daya ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi titik tangkapan dan hasil tangkapan ikan tongkol, kondisi parameter oseanografi saat fenomena ENSO, pengaruh parameter oseanografi terhadap persebaran ikan serta memetakan daerah potensial penangkapan ikan tongkol menggunakan pendekatan spasial-temporal. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data sekunder berupa titik tangkapan ikan, data oseanografi (suhu permukaan laut, klorofil-a, dan salinitas), serta data indeks Oceanic Niño (ONI) periode 2021 2024. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Maximum Entropy (MaxEnt) untuk memodelkan hubungan antara parameter oseanografi dengan hasil tangkapan ikan, serta pemanfaatan teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (SIG) untuk visualisasi spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena ENSO berpengaruh terhadap parameter oseanografi dan distribusi ikan tongkol. Pada saat El Niño, terjadi peningkatan konsentrasi klorofil-a dan penurunan suhu permukaan laut yang mendorong peningkatan hasil tangkapan ikan. Sebaliknya, pada kondisi La-Niña, hasil tangkapan cenderung menurun. Model MaxEnt mendapatkan hasil akurasi yang sangat baik dengan nilai AUC > 0,9 dalam memprediksi zona potensial penangkapan ikan tongkol. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengelolaan perikanan yang berkelanjutan dan mendukung kesejahteraan nelayan di Perairan selatan Jawa Timur dan Bali.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DAFA SYAIFUDIN |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | El Niño-Southern Oscillation (ENSO), MaxEnt, parameter oseanografi, zona potensial tangkapan ikan tongkol |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 08:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:07 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19872 |
