TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5647-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5647-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (163kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5647-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5647-ABSTRAK B. INDONESIA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (157kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5647-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (637kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5647-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (613kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5647-CONCLUTION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5647-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (19kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5647-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (160kB)
Abstract
Abstrak
Persediaan barang merupakan sesuatu yang dimiliki perusahaan berupa barang untuk bisa dijual kembali.
Perusahaan mempunyai persediaan barang biasanya berupa bahan baku, barang setengah jadi dan barang
jadi. Kondisi persediaan barang bagi perusahaan berperan penting dan mempunyai pengaruh secara
langsung terhadap kelayakan usaha. Oleh karena itu analisis persediaan barang yang tepat menjadi
sesuatu hal yang sangat diperlukan bagi perusahaan. Salah satu analisis untuk menentukan persediaan
barang adalah dengan menggunakan metode FIFO. Metode FIFO merupakan suatu metode penilaian
persediaan yang dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan yang mempunyai kondisi bahan baku
yang semakin meningkat di setiap periodenya. Penggunaan metode FIFO pada penelitian kali ini akan
diterapkan di PJ Madura Sari Sampang Khususnya pada produk jamu galian rapet wangi. Produk jamu
galian rapet wangi merupakan salah satu produk unggulan yang dimiliki oleh PJ Madura Sari dengan ratarata penjualan yang cukup tinggi dibanding produk-produk lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
metode FIFO mempunyai nilai harga pokok penjualan yang lebih rendah dibanding metode rata-rata
tertimbang yang digunakan oleh perusahaan yaitu sebesar Rp 108.107.000 untuk metode FIFO dan Rp
108.453.489 untuk metode rata-rata tertimbang. Dari hasil analisis harga pokok penjualan dapat diketahui
bahwa terdapat perbedaan sebesar Rp 346.489. Pada perbandingan nilai persediaan akhir menunjukkan
bahwa metode FIFO menghasilkan nilai yang lebih tinggi dari pada metode rata-rata tertimbang yaitu
sebesar Rp 26.083.000 sedangkan untuk metode rata-rata tertimbang yaitu sebesar Rp 25.889.510.
Kata kunci : Persediaan, Metode FIFO, Jamu, Harga Pokok Penjualan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SEPTIAN ADI DWICAHYA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Persediaan ; Metode FIFO ; Jamu ; Harga Pokok Penjualan |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:44 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/1986 |
