TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5645-100321100056_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (157kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5645-100321100056_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5645-100321100056_Abstract.pdf
Download (99kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5645-100321100056_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (185kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5645-100321100056_Chapter1.pdf
Download (110kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5645-100321100056_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5645-100321100056_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (296kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5645-100321100056_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5645-100321100056_Chapter5&6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (239kB)
Abstract
Tujuan penelitian untuk mengetahui kelembagaan dan saluran pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share, serta keterpaduan pasar yang ada di dalam pemasaran garam rakyat di Desa Lembung. Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara observasi, wawancara, serta kuisioner terhadap 30 pegaram, 6 orang tengkulak, 3 orang pedagang besar, dan 2 orang perwakilan pabrik dengan menggunakan snowball sampling sebagai metode penentuan responden. Sementara untuk data sekunder diperoleh dari jurnal, buku, serta data-data yang berasal dari Dinas Kelautan dan Perikanan serta pihak-pihak yang terlibat sebagai responden. Penelitian berlokasi di Desa Lembung, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan dengan menggunakan metode analisis deskriptif, analisis pemasaran, serta analisis keterpaduan pasar dalam menganalisis data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan jika kelembagaan pemasaran masih bersifat tradisional dengan adanya dua saluran pemasaran yang terjadi yaitu saluran panjang (melalui pedagang besar) dan saluran pendek (tanpa melalui pedagang besar). Apabila dilihat dari total margin dan besar share yang diterima pegaram, saluran II lebih efisien dibandingkan saluran I karena total margin lebih kecil dan farmer’s share lebih besar, yaitu sebesar Rp 137.500 (K1), Rp 150.000 (K2), Rp 150.000 (K3) dengan nilai share pegaram sebesar 79,25% (K1), 75,51% (K2), dan 81,40% (K3). Dilihat dari nilai efisiensi pemasaran tiap lembaga yang terlibat pada kedua saluran pemasaran masih belum dikatakan efisien karena nilainya > 5% baik yang terjadi pada hrade K1, K2, ataopun K3. Sementara nilai Integration Market Connection menunjukkan K1 dan K3 tingkat keterpaduan pasar rendah karena > 1 yaitu sebesar 1,599 dan 1,589. Sementara K2 tingkat keterpaduan pasar tinggi karena nilai IMC -2,383 dan < 1. Diperlukan adanya sebuah lembaga yang dapat menjembatani perdagangan antara pegaram dengan pabrik sehingga kelembagaan pemasaran efektif.
Kata kunci: Pengembangan, Kelembagaan Pemasaran, Garam Rakyat, Margin, Farmer’s Share, Analisis Keterpaduan Pasar
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FAUZIYAH |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | Development, Institutional Marketing, Salt People, Margin, Farmer's Share, Integration Market Connection |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:44 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/1984 |
