TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18262-160111100161_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (173kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18262-160111100161_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (932kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18262-160111100161_Chapter_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18262-160111100161_Chapter_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (325kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18262-160111100161_Chapter_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (331kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18262-160111100161_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (157kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18262-160111100161_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (280kB)
Abstract
ABSTRAK
Korupsi merupakan tindak pidana yang terkualifikasi sebagai extraordinary crime yang setiap tahunnya mengalami peningkatan.sehingga sudah menjadi kewajiban negara guna memerangi pemberantasan tindak pidana korupsi. Dalam memberantas tindak pidana korupsi dibutuhkannya keseimbangan oleh criminal Justice system, terutama bagi penyidik tindak pidana korupsi yang memilki fungsi utama guna mencari barang bukti dalam membuat terang suatu perkara dan mencari
tersangka dalam perkara tersebut.
Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif yang mengkaji bahan pustaka dan meneliti dokumen untuk menjawab permasalahan hukum, dengan menggunakan pendekatan Perundang-Undangan (Statute Approach) dengan menelaah semua undang undang dan regulasi yang berkaitan dengan isu hukum dalam penelitian yakni mengenai pengaturan mengenai perlindunga hukum bagi penyidik terkhusu tpenyidik tindak pidana korupsi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya urgensi pengaturan tentang perlindungan bagi penyidik korupsi dengan beberapa faktor yang pertama terkait angka korupsi yang setiap tahunnya mengalami peningkatan, adanya kesenjangan pengaturan perlindungan antara tindak pidana narkotika, tindak pidana terorisme dan tindak pida korupsi dalam perlindungan hukum bagi penyidik tindak pidan, dimana dalam tindak pidana narkotika dan tindak pidana terorisme menjamin
perlindungan bagi penyidik yang dituangkan dalam peraturan perundang – undangan, yang tidak dimilki oleh penyidik tindak pidana korupsi, sehingga dapat dikatakan bahwa adanya kekosongan hukum dalam perlindungan penyidik tindak pidana korupsi.
Kata Kunci : Urgensi Perlindungan, Penyidik, Tindak Pidana Korupsi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ARLANDA KURNIA SARI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Urgensi Perlindungan, Penyidik, Tindak Pidana Korupsi |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 07:56 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:07 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19651 |
