TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27966-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (132kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27966-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (819kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27966-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27966-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (409kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27966-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (80kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27966-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (258kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27966-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (71kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27966-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27966-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (996kB)
Abstract
Pemanfaatan tumbuhan obat sebagai ramuan bahan jamu sapi Madura merupakan sebuah budaya turun temurun yang telah dipraktekkan oleh masyarakat di Kecamatan Kamal Bangkalan Madura. Pada saat ini ada kecenderungan warisan budaya tersebut sudah mulai ditinggalkan, dikarenakan menurunnya pengetahuan masyarakat dan meningkatnya ketergantungan pada obat dari bahan kimia sintetik yang dirasa lebih praktis serta mulai langkanya beberapa spesies tumbuhan obat.rnPenelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi pengetahuan tradisional (indigenous knowledge) masyarakat mengenai pemanfaatan tumbuhan obat untuk bahan ramuan untuk mencegah penyebaran virus penyakit mulut dan kuku (PMK) dan menjaga vitalitas sapi di Kecamatan Kamal. Penellitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, yaitu peneliti mengeksplorasi pengetahuan masyarakat peternak sapi dalam pemanfaatan jenis-jenis tumbuhan sebagai bahan ramuan. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi literatur. Responden ditentukan melalui Snowball Sampling yaitu pengambilan sampel berantai atau rujukan dengan kriteria tertentu dari responden selanjutnya dihasilkan rekomendasi responden selanjutnya yang ditunjuk. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai Agustus 2022 di sepuluh desa yang ada di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan 16 spesies tumbuhan obat yang telah digunakan oleh penduduk di Kamal untuk pencegahan PMK pada Sapi Madura. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan ramuan, meliputi rimpang, daun dan buah. Spesies yang paling dominan dimanfaatkan antara lain Kunyit (Curcuma domestica Val), berikutnya adalah Temu Kunci (Gastrochilus panduratum Ridl), Kelapa (Cocos nucifera L), Sirih (Piper betle Linn), dan Bawang Putih (Allium sativum). Tanaman obat yang digunakan berkhasiat sebagai penambah nafsu makan, melancarkan pernafasan, penggemuk badan, serta meningkatkatan vitalitas kesehatan sapi sehingga tidak mudah terserang penyakit, mencegah bulu rontok, dan penyegar untuk sapi. Mayoritas responden mendapatkan bahan ramuan tradisional tersebut dari pasar. Untuk pengobatan, ramuan diminumkan pada sapi dan/atau dioleskan pada bagian yang luka atau terinfeksi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SULTON HAKIM |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Etnobotani, Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Kamal, sapi Madura, tanaman obat |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 07:18 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:06 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19507 |
