TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37153-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (294kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37153-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37153-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (410kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37153-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (426kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37153-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (375kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37153-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (716kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37153-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (288kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37153-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (312kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37153-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
Abstract
Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis teks untuk menyelidiki elemen-elemen yang membangun narasi dalam dongeng The Ugly Duckling dan The Wild Swans yang ditulis oleh Hans Christian Andersen. Data diperoleh melalui eksplorasi mendalam terhadap kutipan-kutipan penting yang mencerminkan karakter, motif, dan simbolisme dalam kedua cerita tersebut. Fokus dari penelitian ini adalah untuk memahami cara Andersen menciptakan narasi yang kohesif serta bermakna melalui unsur-unsur yang ada di dalamnya. Dalam kajian ini, teori New Criticism diadopsi sebagai landasan teoritis utama, yang menekankan pemeriksaan terhadap simbolik, ambiguitas, serta kesatuan cerita. Dengan menggunakan kerangka ini, penelitian tersebut menganalisis bagaimana elemen-elemen tersebut bekerja secara sinergis untuk menyampaikan pesan yang universal terkait perubahan, ketahanan, dan penerimaan diri. Kerangka teori ini membantu mengungkap hubungan yang harmonis antar elemen ceritarnyang mendukung kelangsungan dan kekuatan keseluruhan narasi. Temuan dari penelitian mengindikasikan bahwa kedua cerita memanfaatkan motif yang berulang, seperti transformasi dan alam, untuk memperdalam makna yang disampaikan serta menciptakan keutuhan narasi. Penggunaan simbolisme, seperti angsa dan air, memperkuat kesatuan cerita dan menunjukkan proses transformasi karakter serta moral yang terkandung dalam cerita. Hasil ini menunjukkan bahwa metode analisis teks dengan menggunakan kerangka New Criticism efektif dalam mengungkap kedalaman dan kekuatan naratif dalam dongeng Andersen, menegaskan posisinya sebagai karya sastra yang tak lekang oleh waktu.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DAHMILA MARSILAN BASIRAN |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | New Criticism; Hans Christian Andersen; The Ugly Duckling; The Wild Swans |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 07:07 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:06 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19468 |
