TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18210-160111100258_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18210-160111100258_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (910kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18210-160111100258_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18210-160111100258_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (339kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18210-160111100258_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (333kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18210-BIODATA PENULIS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (84kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18210-160111100258_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (90kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18210-160111100258_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18210-160111100258_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (630kB)
Abstract
Jual beli sepeda motor bodong di media sosial facebook jelas melanggar aturan karena bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam Undang-Undang tersebut disebutkan setiap kendaraan sepeda motor wajib dilakukan registrasi, sedangkan keberadaan sepeda motor bodong tidak dilengkapi surat-surat yang sah. Jual beli sepeda motor bodong yang dilakukan di facebook termasuk dalam kejahatan cyber crime karena menggunakan fasiltas komputer untuk melaksanakan transaksi. Terhadap para pelaku baik penjual maupun pembeli dapat dijerat pasal 480 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana karena penadahan yang diduga dari hasil kejahatan. Jual beli sepeda motor bodong sering terjadi di facebook karena masih minimnya penegakan dari kepolisian, hal ini menjadi menarik untuk diteliti sebab maraknya jual beli sepeda motor bodong di facebook. oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana upaya penanggulangan terhadap kasus tersebut dan kendala-kendala apa saja yang dialami Polres Sampang.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum empiris, dengan metode pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach).
Adapun tinjaun pustaka yang digunakan adalah dengan menggunakan teori-teori Upaya penanggulangan baik secara preventif dan represif, tindak pidana, tinjauan tentang jual beli melalui internet,sepeda motor bodong serta pihak kepolisian sebagai aparat penegak hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa upaya penanggulangan yang dilakukan Polres Sampang terhadap jual beli sepeda motor bodong di media sosial facebook dilakukan dengan dua cara yaitu: preventif diantara dengan melakukan profelling akun, report take down, patroli cyber patrol, operasi berkala diwilayah hukum Polres Sampang dan sosialisasi semua elemen masyarakat. kemudian represif dilakukan dengan adanya Laporan kemudian melaksanakan penyelidikan, penyidikan, penyitaan barang bukti, penangkapan dan penahanan. Sedangkan kendala-kendala yang dialami yaitu akun fiktif, nomor handphone tidak valid, mobilitas kejahatan tinggi serta kurangnya kooperatif masyarakat terhadap kasus tersebut.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH HERMANTO |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Penanggulangan; Motor Bodong; Facebook. |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 07:02 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:06 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19446 |
