TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18208-ABSTRACT.pdf
Download (287kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18208-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (961kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18208-CHAPTER 1.pdf
Download (346kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18208-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (349kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18208-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18208-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (714kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18208-CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (623kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18208-CONCLUTION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (202kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18208-REFERENCE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
Abstract
Waranggana merupakan salah satu tokoh atau ikon paling penting dalam ‎sebuah pertunjukan tayub atau keberlangsungan kelompok Tayub. Dan dusun ‎Ngrajek sendiri merupakan sebuah daerah di wilayah Kabupaten Nganjuk yang ‎dikenal sebagai pusatnya Waranggana. Masyarakat yang hidup di daerah tersebut ‎sangat memahami seluk beluk dari kehidupan Waranggana Tayub. Sudut pandang ‎mereka dalam memaknai Waranggana juga sangat beragam. Sehigga peneliti ‎bertujuan untuk menganalisis makna Waranggana dalam kesenian Tayub yang ada ‎di Dusun Ngrajek Desa Sambirejo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk ‎serta pengaruhnya terhadap kebudayaan masyarakat desa Sambirejo di kabupaten ‎Nganjuk.‎
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis ‎penelitian studi kasus. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan ‎pendekatan dengan melaksanakan teknik wawancara mendalam dengan proses ‎semi terstruktur dengan informan yang dipilih secara purposive sampling, serta ‎dokumentasi dalam bentuk catatan. Dalam pelaksanaan analisis data, peneliti ‎menggunakan tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan ‎kesimpulan atau verifikasi.‎
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Waranggana merupakan sosok ‎sentral yang menjadi pusat perhatian dalam pertunjukan Tayub. Sehingga merka ‎harus tampil semenarik mungkin agar dapat memuaskan penggemarnya. ‎Kebanyakan orang menganggap bahwa seorang Waranggana merupakan wanita ‎penggoda. Sehingga, citra seorang Waranggana di tengah masyarakat menjadi ‎buruk dan rendah. Dan pada dasarnya, waranggana merupakan simbol untuk ‎menunjukkan rasa syukur terhadap rejeki yang diberikan oleh Tuhan.‎
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM BRIAN EKIVANA WILLEM |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Makna, Waranggana, Sinden, Kesenian Tayub, Nganjuk |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 07:00 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:06 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19437 |
