TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9964-120421100017_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9964-120421100017_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (540kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9964-120421100017_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (494kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9964-120421100017_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (297kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9964-120421100017_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (420kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9964-120421100017_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (317kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9964-120421100017_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (871kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9964-120421100017_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (169kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9964-120421100017_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (875kB)
Abstract
Kopi merupakan biji-bijian yang bisa digunakan sebagai bahan baku minuman, namun kandungan kafein yang ada dalam biji kopi akan menimbulkan efek samping yang merugikan bagi konsumen jika dikonsumsi secara berlebihan. Bahkan beberapa orang memilih untuk tidak mengkonsumsi kopi karena beberapa alasan. Maka dari itu made’ cooffee muncul sebagai produk inovasi kopi yang mempunyai banyak manfaat karena terbuat dari bahan pilihan dengan campuran rempah-rempah. Namun sebagai produk baru tentunya made’ coffee membutuhkan konsumen dan strategi pemasaran yang tepat untuk memasarkan produk tersebut, maka perlu itu pada penelitian difokuskan pada segmentasi konsumen untuk menentukan dan mengelompokkan konsumen yang nantinya bisa digunakan bahan pertimbangan strategi pemasaran pemilik usaha. Hasil riset segementasi konsumen kopi herbal made’ cofffee tanpa biji kopi menyatakan bahwa dari 3 cluster yang didapatkan cluster 2 yang paling banyak sebesar 61% yang mempunyai zscore umur 37 tahun, pedapatan Rp 6.612.641, jumlah anak 4, pengeluaran per hari Rp 182.613, frekuensi mengkonsumsi kopi dirumah 18 per minggu, frekuensi pergi ke warung kopi 13 kali per minggu, harga kopi herbal Rp 8.460, jumlah anak 2, jumlah transportasi 7, dan kopi yang paling disukai adalah kopi kacang hijau sebesar 35%. Sedangkan kopi herbal dengan campuran biji kopi didapatkan dari 3 cluster yang dibentuk didapatkan hasil cluster terbanyak pada cluster 2 sebesar 65% yang mempunyai Zscore umur 45 tahun, pendapatan Rp 4.307.571, jumlah anak 4, pengeluaran per hari Rp 138.593, frekuensi mengkonsumsi kopi dirumah sebanyak 7 kali per minggu, frekuensi mengkonsumsi kopi ke warung kopi 10 kali per minggu, harga kopi Rp 6.323, jumlah anak 2, dan jumlah transportasi 6. Dan kopi yang disukai kopi Kacang Hijau dan Kopi Kedelai yang masing-masing sebesar 35%.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM IMAM AGUS PRIYADI |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Made’ coffee, Analisis Segmentasi, Analisis Klaster |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 06:58 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:06 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19427 |
