TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18199-140111100306_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (37kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18199-140111100306_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (673kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18199-140111100306_Chapter_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (130kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18199-140111100306_Chapter_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18199-140111100306_Chapter_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18199-140111100306_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (59kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18199-140111100306_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (51kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18199-140111100306_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (45kB)
Abstract
ABSTRAK
Dewasa ini maraknya tindak pidana terhadap anak yang salah satunya adalah tindak pidana terhadap anak yang menjadi korban penyebarluasan video porno di internet merupakan persoalan tersendiri yang harus di perhatikan oleh berbagai kalangan,tidak hanya oleh pemerintah melainkan juga oleh masyarakat luas sebagai bentuk pertanggungjawaban untuk menjaga dan menjamin kehidupan anak, dalam sejarah peradaban manusia. Anak berkedudukan sebagai generasi penerus bangsa yang harus dilindungi keberadaanya dan eksistensinya dalam menjalani kehidupan bermasyarakat termasuk juga perlindungan anak yang menjadi korban pembuatan video porno di internet harus mendapat perlindungan dan jaminan oleh negara untuk terjamin hak nya yang di rampas oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach) digabungkan dengan pendekatan kasus (case approach).
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam rangka menjaga melindungi anak yang menjadi korban pembuatan video porno, negara memberikan perindungan terhadap hak anak yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindugan Anak, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan adanya aturan tersebut ternyata terdapat norma yang kabur (vague of norm) yang dimana ada peraturan perundang-undangan yang mengaturnya tetapi kejahatan terhadap anak masih terjadi.
Kata Kunci : Pornografi, Perlindungan Anak
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RACHMAD HIDAYAT |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Ponography, child protection;Pornografi, Perlindungan Anak |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 06:51 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:06 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19402 |
