TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27925-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (915kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27925-Abstrak.pdf
Download (217kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27925-Chapter 1.pdf
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27925-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (835kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27925-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (466kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27925-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (574kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27925-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (211kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27925-Reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (418kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27925-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (803kB)
Abstract
Serangan hama dan penyakit tanaman (HPT) telah menurunkan produksi tanaman secara global hingga 40 persen dan telah menyebabkan kerugian ekonomi global hingga mencapai lebih dari 220 miliar dolar setiap tahun. Berbagai langkah pencegahan hingga pengendalian telah dilakukan, salah satunya dengan penggunaan pestisida kimia. Namun, hal ini menimbulkan permasalahan lain seperti kerusakan lingkungan serta resistensi pada HPT. Nanoteknologi merupakan bidang penelitian modern yang berpotensi untuk digunakan sebagai alternatif teknologi pengendalian HPT yang lebih efektif dan ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan Bacillus thuringiensis sebagai bioreduktor untuk pembentukan nanopartikel perak dan menguji aktivitasnya sebagai insektisida dan antimikroba. Proses ini dimulai dengan deteksi reduktan yang dihasilkan B.thuringiensis dengan cara mencampur 5 mL AgNO3 0,01 M dengan masing-masing 45 mL supernatan maupun pelet bakteri. Campuran larutan kemudian dishaker selama 3 hari dengan kecepatan putaran 150 rpm hingga terjadi perubahan warna pada larutan. Hasil sintesis AgNP dikarakterisasi dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasil pengukuran spektrofotometer terkonfirmasi bahwa AgNP yang disintesis dengan reduktor B.thuringiensis menunjukkan puncak serapan maksimum pada panjang gelombang 412,9 nm. AgNP diuji pada S. frugiperda dan diperoleh nilai mortalitas tertinggi pada perlakuan B4 yaitu pemberian AgNP 10% dengan mortalitasrnsebesar 47% dengan nilai LC50,90 nanopartikel perak sebesar 10,992% dan 91,826%, Nilai LT50,90 AgNP konsentrasi 10% adalah 78,097 jam dan 145,119 jam. Pengujian antimikroba pada Xanthomonas oryzae pv. oryzae yang menunjukkan bahwa AgNP memiliki rata-rata penghambatan terhadap mikroba yang tergolong sedang dan rata-rata penghambatan kuat pada Fusarium solani.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ISNA NUR RAHMAWATI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Bacillus thuringiensis;Nanopartikel perak;Pestisida |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 06:40 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:06 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19355 |
