TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37121-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37121-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37121-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (432kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37121-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (511kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37121-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37121-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (532kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37121-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (660kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37121-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (317kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37121-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (435kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37121-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami konstruksi sosial makna pacaran pada kalangan mahasiswi alumni pondok pesantren yang tinggal di Asrama Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura. Mahasiswi alumni pondok pesantren hidup dalam dua lingkungan sosial yang berbeda yaitu lingkungan pondok pesantren yang cenderung ketat terhadap hubungan lawan jenis, dan lingkungan asrama serta lingkungan kampus yang lebih permisif. Pergeseran lingkungan ini menciptakan ruang negosiasi identitas dan nilai dalam memaknai praktik pacaran.rnPenelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancaran mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah mahasiswi alumni pondok pesantren yang tinggal di asrama mahasiswa, sedangkan informan pendukung berasal dari teman dekat mereka dan sumber data sekunder berupa jurnal atau dokumen terkait. Analisis data menggunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann, melalui tahapan eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi.rnHasil penelitian ini menunjukkan bahwa konstruksi sosial makna pacaran pada mahasiswi alumni pondok pesantren terbentuk melalui proses dialektis berupa eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Pada tahap eksternalisasi, pemaknaan pacaran masih identik dengan perilaku romantis dan intim sebagaimana realitas umum yang mereka temui di lingkungan sekitar. Namun dalam tahap objektivasi, nilai-nilai keagamaan yang dibawa dari pesantren membuat mereka menilai pacaran sebagai perbuatan yang salah dan haram jika melibatkan perilaku intim. Selanjutnya, melalui proses internalisasi, para informan memaknai ulang pacaran sebagai hubungan yang dapat dijalani tanpa melanggar nilai agama, seperti menjalin kedekatan tanpa keintiman fisik dan dengan cara yang lebih menjaga norma, misalnya melalui ta’aruf atau pacaran dalam pengawasan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RIA SILVIA |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Konstruksi Sosial Pacaran Mahasiswi Alumni Pondok Pesantren Asrama Mahasiswa. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 06:36 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:06 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19336 |
