TRUNOJOYO-KP-27875-200311100104-Alfina Fairuz Zalzabila Cholil_200311100104_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract
Salah satu kegiatan yang mendukung akademis mahasiswa pertanian
adalah mengetahui secara langsung bagaimana budidaya tanaman pangan seperti
tanaman padi (Oryza sativa L.). Padi merupakan bahan pangan pokok yang
mengandung karbohidrat dan menjadi sumber pangan utama masyarakat Indonesia
dengan permintaan yang terus meningkat seiring tahun. Karenanya pemerintah terlah
melakukan segala upaya untuk meningkatkan produktivitas padi guna memenuhi
kebutuhan pangan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan
menggunakan benih dan bibit kualitas unggul dan teknik budidaya yang lebih efektif.
Sehingga hasil produksi akan semakin meningkat dengan kualitas yang pastinya akan
terjamin. Suatu varietas padi dinilai unggul bila memiliki kelebihan atau keunggulan
tertentu dibandingkan dengan varietas yang lain. Keunggulan tersebut dapat berupa
ketahanan terhadap serangan hama dan penyakit, lingkungan, umur genjah, hasil yang
lebih tinggi dan sifat agronomi lainnya (Ahyuni dan Dulbari, 2019).
Selain itu keunggulan suatu bibit dapat terjamin apabila benih yang digunakan
merupakan hasil dari varietas murni, karenanya penting untuk dilakukannya teknik
roguing saat budidaya benih padi dilakukan. Roguing adalah pemeriksaan atau
pembuangan tanaman-tanaman yang memiliki ciri berbeda yang dilaksanakan di
lahan produksi benih dengan tujuan untuk menjaga kemurnian varietas yang sedang
diproduksi. Roguing dilaksanakan terhadap tanaman spesies atau tanaman verietas
yang berbeda, tanaman tipe simpang (off tipe) dan gulma berbahaya yang bertujuan
menjaga kemurnian benih sehingga persyaratan sertifikasi benih dapat terpenuhi (Edi
S, 2012).
Adapun tujuan dari dilakukannya rouging dalam produksi benih adalah untuk
menjaga kemurnian varietas yang dibudidayakan. Rouging dilakukan beberapa kali
pada fase pertumbuhan yang berbeda secara terus menerus sampai sebelum panen.
Salah satu persyaratan untuk memproduksi benih padi yang bersertifikat adalah:
mempertahankan kemurnian dan mutu genetik suatu varietas. Kegiatan roguing
menjadi hal yang harus diutamakan agar secara fisik benih yang dihasilkan benar- benar murni. Jika roguing tidak kita lakukan maka kemungkinan terjadinya varietas
menyimpang itu tergolong tinggi (Ais, 2019).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ALFINA FAIRUZ ZALZABILA CHOLIL |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | PADI |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 05:56 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:06 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19177 |
