TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5572-100311100059_Abstract.pdf
Download (87kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5572-100311100059_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (802kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5572-100311100059_Chapter 1.pdf
Download (144kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5572-100311100059_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5572-100311100059_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (144kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5572-100311100059_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (214kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5572-100311100059_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5572-100311100059_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5572-100311100059_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kebutuhan jagung sayur (baby corn) semakin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk sehingga perlu dilakukan perbaikan budidaya. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pemupukan dan pembuangan bunga jantan pada waktu yang tepat. Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik dan saat emaskulasi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung sayur. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Hortikulura Desa Socah Kecamatan Socah dengan jenis tanah Mediteran. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok non faktorial dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dicoba adalah dosis 2,5 g/tanaman tanpa emaskulasi (D1), dosis 5 g/tanaman tanpa emaskulasi (D2), dosis 7,5 g/tanaman tanpa emaskulasi (D3), dosis 2,5 g/tanaman dengan emaskulasi saat bunga jantan baru muncul (D4), dosis 5 g/tanaman dengan emaskulasi saat bunga jantan baru muncul (D5), dosis 7,5 g/tanaman dengan emaskulasi saat bunga jantan baru muncul (D6), dosis 2,5 g/tanaman dengan emaskulasi saat bunga jantan mekar (D7), dosis 5 g/tanaman dengan emaskulasi saat bunga jantan mekar (D8), dosis 7,5 g/tanaman dengan emaskulasi saat bunga jantan mekar (D9). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, jumlah tongkol pertanaman, panjang dan diameter tongkol serta bobot tongkol kotor dan bersih pertanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi pupuk organik dengan saat emaskulasi berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan kecuali jumlah tongkol pertanaman. Pemberian dosis 5 g/tanaman dengan emaskulasi pada saat bunga jantan baru muncul (D5) merupakan perlakuan terbaik dan menghasilkan bobot tongkol bersih sebesar 16,03 g/tanaman
Kata kunci : pupuk organik, emaskulasi, jagung sayur.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WIWIN NURMALA SARI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | PUPUK ORGANIK ; EMASKULASI ; JAGUNG SAYUR |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:40 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:44 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/1914 |
