TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27841-Abstract.pdf
Download (103kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27841-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (841kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27841-Chapter1.pdf
Download (18kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27841-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (79kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27841-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (247kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27841-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (552kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27841-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (52kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27841-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (119kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27841-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (644kB)
Abstract
Keripik tette merupakan salah satu makanan ringan khas Madura dengan bahan baku utama singkong. Proses pengeringan menjadi tahapan penting dalam proses produksi pembuatan keripik tette. Pada umumnya, produksi keripik tetternmasih menggunakan cara pengeringan tradisional dengan bantuan sinar matahari.rnSolusi yang dapat ditawarkan melalui pemanfaatan teknik pengeringan intermitten. Produk dipaparkan dalam waktu tertentu pada mesin pengering sehingga sumber energi yang diperlukan sebagai sumber panas memiliki biaya yang relatif kecil. Proses pengeringan perlu menentukan model matematis pengeringan sebagai prediksi kadar air yang berguna untuk mengetahui karakteristik pengeringan suatu bahan dan keperluan perancangan mesin pengering. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan prediksi kadar air pada keripik tette yang dikeringkan secara intermitten berdasarkan variabel suhu, resting time dan tingkat ketebalan sehingga dapat dibandingkan dengan keripik tette UMKM. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan singkong pipih dan singkong tidak pipih pada 3 variabel yang meliputi suhu, siklus resting time dan tingkat ketebalan. Terdapat 3 kali ulangan pada setiap kombinasi perlakuan variabel dan proses analisis menggunakan metode Analysis of Varians (Anova) satu arah dan Microsoft Excel. Parameter penelitian meliputi uji warna, uji kadar air, ketebalan dan model matematis pengeringan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa model lewis yang digunakan untuk memprediksi kadar air dapat menggambarkan karakteristik pengeringan keripik tette. Hal itu ditunjukkan pada keakuratan model yang memiliki nilai MAPE sebesar 5,57% dan nilai RMSE sebesar 0,00022. Hasil prediksi kadar air menggunakan model lewis pada pengeringan keripik tette secara intermitten diperoleh perlakuan terbaik yang paling mendekati keripik tette UMKM adalah perlakuan pengeringan keripik tetternpada suhu 143˚C dengan tingkat ketebalan 0,80 mm.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DWI SETIYA RINI |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Drying; Intermittent; Mathematical Models; Tette |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 05:28 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:06 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19060 |
