TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37045-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (210kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37045-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37045-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (279kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37045-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (406kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37045-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (540kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37045-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (822kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37045-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (183kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37045-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (200kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37045-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dongeng multibahasa “Serunya Menonton Karapan Sapi” terhadap pengetahuan kebudayaan lokal pada anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Pembina Bangkalan. Urgensi penelitian ini didasari oleh fenomena rendahnya pengetahuan anak usia dini terhadap budaya lokal seperti karapan sapi, yang kian terpinggirkan akibat pengaruh globalisasi dan dominasi budaya asing. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe Nonequivalent Control Group Design, dengan dua kelompok yaitu eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pretest dan posttest yang disusun berdasarkan ranah kognitif Taksonomi Bloom. Treatment diberikan sebanyak dua kali pada masing-masing kelompok, dengan kelompok eksperimen menggunakan dongeng multibahasa dan kelompok kontrol menggunakan video pembelajaran. Hasil analisis data menggunakan uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara perlakuan dan peningkatan pengetahuan budaya lokal anak. Rata-rata peningkatan skor individu pada kelas eksperimen berkisar antara 1,6 hingga 2,8 poin, dengan nilai N-Gain sebesar 196,81% (kategori tinggi). Sementara itu, kelas kontrol hanya mengalami peningkatan 0,3 hingga 1,5 poin dengan N-Gain sebesar 79,14% (kategori sedang). Dongeng multibahasa menjadi media edukatif yang menarik dan komunikatif untuk memperkenalkan budaya lokal dengan cara yang sesuai dengan perkembangan anak usia dini. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa dongeng multibahasa efektif dalam meningkatkan pengetahuan budaya lokal anak dan dapat dijadikan salah satu media untuk mengembangkan karakter kerjasama dan perilaku disiplin pada anak.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SYAFAAH NURROCHIMAH |
| Department | PG-PAUD |
| Uncontrolled Keywords | dongeng multibahasa; karapan sapi; budaya lokal; anak usia dini; kognitif. |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - PG-PAUD |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 05:22 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:06 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/19033 |
